VIDEO: Anak Bunuh Ibu Kandung Gara-Gara Bisikan Gaib Harta Karun

Oleh Yusron Fahmi pada 15 Feb 2021, 19:09 WIB
Diperbarui 15 Feb 2021, 19:09 WIB

Liputan6.com, Jakarta Pembunuhan seorang ibu oleh anak kandung di Malang, Jawa Timur, ternyata berlatar belakang urusan harta karun. Pelaku mengaku sempat mendapat bisikan gaib, untuk membunuh korban, agar mendapatkan harta karun yang ia inginkan. Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, kini tersangka terancam dipenjara selama 15 tahun.

Sabtu siang, polisi menemukan jasad Mistrin terkubur tak jauh dari warung tempatnya berdagang di Desa Sumberpucung, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Penemuan jasad Mistrin, sontak menggemparkan warga desa setempat. Polisi pun langsung melakukan pemeriksaan dan mengidentifikasi korban.

Dari penyelidikan itu, polisi mendapat petunjuk, bahwa sebelumnya korban diketahui bersama Arifudin Hamdi anaknya, menggali lubang di dekat warungnya. Kecurigaan polisi pun mengarah kepada Arifudin yang ditangkap di rumahnya. Sementara hasil otopsi korban menunjukkan, adanya luka memar di punggung yang diduga bekas penganiayaan.

“Kondisinya mayat tersebut ditemukan itu keadaannya tertanam di dalam tanah, tapi kakinya di atas, ditemukan ada sedikit tanda-tanda penganiayaan, seperti punggungnya ada sedikit memar, kemudian akhirnya dari Satreskrim melakukan upaya penyidikan lebih lanjut, sehingga akhirnya kita berusaha mengumpulkan fakta-fakta penyidikan, bagaimana proses itu terjadi awalnya, sehingga akhirnya kasus ini, kita nyatakan sebagai kasus pembunuhan,” terang AKBP Hendri Umar, Kapolres Malang.

Berdasarkan penyelidikan, diketahui ibu dan anak itu menggali lubang usai menemui seorang para normal di Blitar, yang menyebutkan ada harta karun di lahan milik mereka. Arifudin yang bermaksud menguasai harta karun itu seorang diri, akhirnya mendorong ibunya ke dalam lubang dan menguburnya.

Namun 3 hari berlalu, harta karun itu tidak kunjung muncul. Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 338 KUHP juncto Pasal 351, dengan ancaman pidana 15 tahun kurungan. Demikian diberitakan pada Liputan6, (14/2/2021)