VIDEO: Terapis Pijat Tewas Dianiaya Pelanggan

Oleh Yusron Fahmi pada 07 Feb 2021, 09:50 WIB
Diperbarui 07 Feb 2021, 09:50 WIB

Liputan6.com, Jakarta Warga di Desa Mlirip, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, pada Kamis (04/2) siang, digemparkan dengan tewasnya seorang terapis bernama Santi (35) warga Lohceret, Kabupaten Nganjuk, di dalam panti pijat. Korban tewas dengan luka yang cukup parah, usai dianiaya seorang pria pelanggannya dengan senjata tajam.

Sementara seorang terapis lainnya, Tatik (47) warga Sidorejo, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto, berhasil selamat, meski menderita sejumlah luka di tubuhnya. Teriakan korban selamat dengan meminta tolong ke warga, membuat panik pelaku yang berhasil kabur, dengan mengendarai sepeda motornya, dalam kondisi tanpa busana. Berikut dilansir pada Liputan6, (5/2/2021).

“Minta tolong ada pembacokan, akhire terus saya disuruh ngejar tersangkae ke arah timur, tersangkae nggak pake baju, nggak pake celana, bawa tas rangsel, sepeda beat, korbannya dua orang, satunya meninggal, mbak Santi,” kata Eki, Warga Jetis.

Kapolres Mojokerto AKBP Deddy Supriadi mengatakan hingga kini pihaknya belum mengetahui pasti, motif pelaku menganiaya kedua korban. Polisi juga masih berupaya memburu pelaku.

“Jadi ada dua korban, sebagai dua pemijat tadi atau terapisnya mengalami luka, yang satu meninggal dunia, dan satu lagi segera dilarikan ke rumah sakit umum daerah, ada yang satu korban itu luka tusuk berada di leher, yang mengakibatkan meninggal dunia, yang satu korban lagi luka di bagian belakang telinga, yang berhasil selamat nantinya mungkin bisa kita ambil keterangan untuk terkait fakta kejadian,” AKBP Deddy Supriadi, Kapolres Mojokerto.

Kini polisi menyita barang bukti kejahatan, di antaranya, pakaian pelaku dan senjata tajam. Sejumlah saksi mata juga telah diperiksa untuk dimintai keterangan. Sementara guna kepentingan visum, jenazah korban dibawa ke RSUD Dr Wahidin Sudirohusodo, Kota Mojokerto.