VIDEO: Waduk Resapan Tak Berfungsi, Banjir Rendam Jalur Kecamatan di Lamongan

Oleh Agustina Melani pada 20 Apr 2020, 11:28 WIB
Diperbarui 20 Apr 2020, 11:28 WIB

Liputan6.com, Jakarta - Hujan deras dan meluapnya debit air sungai, membuat banjir di sejumlah kecamatan di Lamongan belum surut. Di wilayah Lamongan Utara, banjir akibat meluapnya anak Sungai Bengawan Solo, membuat jalur antar kecamatan terendam banjir. Sedang di wilayah selatan, banjir yang belum surut diduga disebabkan beralih fungsinya waduk resapan air, menjadi tambak.

Akibat intensitas hujan tinggi, serta meluapnya anak Sungai Bengawan Solo, jalan penghubung Kecamatan Kalitengah dan Karanggeneng, Lamongan, terendam banjir hampir 1,5 kilometer lebih. Seperti di wilayah Desa Pucangro, Kecamatan Kalitengah, dengan tinggi permukaan banjir mencapai 30 centimeter.

Kondisi ini membuat kendaraan yang memaksa melintas, mesin kendaraan langsung mati, sehingga harus didorong. Kondisi jalan yang rusak dan banyaknya kendaraan berat melintas, membuat pengendara harus ekstra hati-hati. Selain merendam jalan, banjir juga merendam sebagian area dan toko-toko di Pasar Pucangro. Warga menyebut, banjir ini paling besar dibandingkan beberapa tahun sebelumnya.

Sementara di wilayah selatan Kabupaten Lamongan, tepatnya di Kecamatan Babat, banjir yang sudah terjadi hampir sepekan, belum juga surut, dan menggenangi jalan desa serta area permukiman penduduk.

Seperti di Kelurahan Babat, warga terpaksa menutup akses jalan yang tergenang banjir, agar air tidak masuk ke rumah warga saat ada kendaraan melintas. Demikian diberitakan pada Fokus, 16 April 2020.

Warga mengatakan, selain hujan deras dan luapan air sungai, banjir diduga disebabkan beralih fungsinya Waduk Rowo Semando. Waduk ini seharusnya menjadi daerah resapan air, namun sekarang berubah menjadi tambak.

Warga berharap, instansi terkait bisa segera mengembalikan fungsi Waduk Rowo Semando, sebagai daerah resapan dan penampung air, dari sejumlah kawasan di wilayah Kelurahan Babat, sehingga bisa meminimalisir banjir jika terjadi hujan deras, atau meluapnya sungai.