VIDEO: Kegiatan Melasti dan Pawai Ogoh-Ogoh di Pura Segara Surabaya Batal

Oleh Agustina Melani pada 26 Mar 2020, 09:44 WIB
Diperbarui 26 Mar 2020, 09:44 WIB

Liputan6.com, Jakarta - Sebagai upaya mencegah penyebaran virus corona, menjelang Hari Raya Nyepi, pengurus Pura Segara, Kenjeran, Surabaya membatalkan sejumlah ritual yang mengerahkan massa, seperti, pawai ogoh-ogoh. Selain itu, umat yang datang untuk melakukan ibadah doa juga dibatasi, demi menjaga kesehatan bersama.

Sejumlah kegiatan ritual di Pura Segara, Kenjeran, Surabaya menjelang Hari Raya Nyepi dibatalkan. Hal ini dilakukan pengurus pura setelah mendapat surat himbauan dari Pemkot Surabaya terkait pencegahan penyebaran virus corona, atau Covid-19.

Kegiatan yang ditiadakan di pura ini seperti, melasti pada Minggu, 22 Maret 2020. Juga rencana pawai ogoh-ogoh, yang sedianya digelar pada tanggal 24 Maret, juga dibatalkan. 

Selain membatalkan sejumlah kegiatan ritual, pihak Pura Segara Surabaya juga membatasi umat yang datang untuk berdoa. Pembatasan  ini dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran virus corona. Demikian diberitakan pada Liputan6, 24 Maret 2020.

Pengurus Pura Segara mengimbau agar umatnya mematuhi anjuran pemerintah untuk mencegah penyebaran Covid-19 yang terus meluas dan korbannya semakin bertambah. Jelang nyepi ini diharapkan umat tetap melakukan ibadah di rumahnya masing-masing dengan khidmat.