VIDEO: Polda Jatim Olah TKP Kasus Pembakaran 3 Rumah di Jember

Oleh Agustina Melani pada 22 Des 2019, 07:00 WIB
Diperbarui 22 Des 2019, 09:16 WIB

Liputan6.com, Jakarta - Kasus pembakaran tiga rumah di Jember, Jawa Timur  yang terjadi beberapa hari lalu, akhirnya berhasil diungkap aparat Reskrim Polres Jember. Hasil pemeriksaan terhadap tersangka yang menjadi otak pelaku, menyimpulkan aksi pembakaran tersebut berlatar belakang isu santet. 

Penyelidikan atas kasus pembakaran tiga rumah di Desa Patempuran, Kecamatan Kalisat, Jember, terus berlanjut. Selasa petang, Tim Laboratorium Forensik Kepolisian Daerah Jawa Timur, didatangkan ke lokasi untuk melakukan olah TKP.

Petugas menyisir seluruh sudut rumah yang kini hanya tersisa puing, guna mengumpulkan barang bukti untuk mengungkap kasus anarkistis yang dilakukan oleh sekelompok massa itu. Sejumlah penghuni rumah yang menjadi korban pun turut dihadirkan ke lokasi, dan sempat dimintai keterangannya oleh penyidik.

Polisi kini telah mengamankan AR, seorang pelaku yang belakangan diketahui sebagai otak tindak anarkis itu. Hasil keterangan sejumlah saksi dan pelaku yang kini telah berstatus tersangka, polisi menyimpulkan peristiwa pembakaran tiga rumah tersebut berlatar belakang isu santet.

Tersangka AR curiga jika sakit yang dideritanya dalam beberapa hari terakhir, merupakan hasil guna-guna Sulikandi, salah satu korban yang rumahnya dibakar. Selain dari mimpi, kecurigaan itu juga berdasar riwayat keduanya yang sudah beberapa kali terlibat cek-cok.

Sebelumnya, tiga rumah milik tiga bersaudara yakni Sulikandi, Ririn dan Sarip dibakar sekelompok massa pada Minggu sore lalu. Untuk menuntaskan kasus ini, polisi masih memburu sejumlah pelaku lain yang kabur pasca aksi pengrusakan. Demikian diberitakan pada Fokus,19 Desember 2019.