VIDEO: Pemuda Ini Hasilkan Berbagai Produk Rumah Tangga dari Koran Bekas

Oleh Agustina Melani pada 19 Des 2019, 12:00 WIB
Diperbarui 19 Des 2019, 12:00 WIB

Liputan6.com, Jakarta - Bagi sebagian orang, mungkin koran bekas sudah tak memiliki nilai lagi, kecuali hanya dijual sebagai barang bekas. Namun, di tangan terampil pemuda di Jombang, Jawa Timur limbah kertas koran bekas bisa dimanfaatkan menjadi barang kerajinan yang memiliki nilai ekonomi.

Tak hanya itu, pemuda terampil tersebut mampu mengajak para tetangga membuat kerajinan tangan yang beromzet hingga jutaan rupiah per bulan.

Rumah kerajinan koran bekas ini adalah milik Geofani Prananta, pemuda 23 tahun, asal Desa Balong Besuk, Kecamatan Diwek, Jombang, Jawa Timur. Setiap hari, para pekerja yang merupakan tetangganya ini, membantu memproduksi kerajinan tangan dari koran bekas milik Geofani.

Dalam sehari, di rumah produksi koran bekas ini, bisa menghasilkan puluhan kerajinan dari koran bekas. Berbagai macam produk yang dihasilkan, seperti kotak tisu, celengan uang, tempat pensil serta vas bunga.

Awal munculnya ide memanfaatkan koran bekas ini, saat Geofani prihatin melihat banyaknya koran bekas tak terpakai milik ayahnya, yang merupakan pelanggan setia koran. Kemudian ia mulai mencoba kertas bekas dibuat aneka benda sederhana yang bermanfaat.

Namun lambat laun, usahanya makin dikenal dan banyak yang tertarik. Kerajinan yang awalnya hanya untuk mengisi waktu luang saat liburan kuliah, kini kerajinan kreatifnya bisa menjadi penghasilan tetap untuk mencukupi biaya kuliahnya.

Untuk pemasaran, dirinya menggunakan toko online. Dalam sehari ia bisa menjual 3 hingga 5 produk. Satu produk minimal dihargai Rp. 40 ribu hingga ratusan ribu rupiah tergantung pada bentuk dan kesulitan saat proses pembuatan. Dalam sebulan ia mengaku mampu meraup omzet hingga Rp 8 juta.

Ia berharap, dengan berhasil memanfaatkan koran bekas menjadi kerajinan bernilai ekonomis, bisa membantu mengurangi sampah dari kertas yang banyak tak terpakai. Apalagi hasil kerajinan ini, terbukti bisa membantu perekonomian rumah tangga. Demikian diberitakan pada Liputan6, 16 Desember 2019.