VIDEO: Peringati Hari AIDS Sedunia, Dokter di Sidoarjo Bagikan Bunga

Oleh Agustina Melani pada 03 Des 2019, 16:30 WIB
Diperbarui 03 Des 2019, 15:43 WIB

Liputan6.com, Jakarta - Puluhan dokter sebuah rumah sakit swasta di Sidoarjo, bersama sejumlah warga membubuhkan cap lima jari, sekaligus membagikan bunga kepada para pengendara, yang melintas di jalan raya depan rumah sakit.

Aksi digelar untuk memperingati hari AIDS Sedunia, 1 Desember, dengan harapan tidak ada diskriminasi bagi penderita HIV AIDS. Berikut diberitakan pada Liputan6, 2 Desember 2019.

Aksi peringatan hari AIDS sedunia ini, diperingati puluhan dokter Rumah Sakit Siti Hajar Sidoarjo, bersama sejumlah warga di jalan raya Raden Fatah, Sidoarjo. Para dokter membubuhkan cap lima jari dengan cat merah, ke sebuah spanduk putih, sebagai simbol penolakan terhadap anggapan negatif kepada ODHA, atau orang dengan HIV AIDS.

Selain membubuhkan cap lima jari, peserta aksi juga memberikan bunga kepada para pengguna jalan, sekaligus sosialisasi hari AIDS Sedunia. Mereka berharap setiap warga tidak mendiskreditkan penderita AIDS, karena mereka juga punya hak yang sama sebagai warga negara.

Koordinator aksi, dr. Sari Prabandari mengatakan, pihak rumah sakit sengaja mengadakan kegiatan ini untuk memberikan dukungan kepada para penderita HIV AIDS. Sekaligus sosialisasi kepada masyarakat umum agar lebih mengetahui tentang HIV AIDS saat hari AIDS sedunia.

Dia menuturkan, pasien HIV juga berpotensi memiliki kontribusi besar di masyarakat, sehingga segala bentuk diskriminasi kepada mereka harus dihindari.

"Imbauannya agar mengetahui secara pasti bahwa HIV tidak menular dan tidak memberikan aksen menakutkan, karena HIV juga seperti penyakit kronis yang lain baik diabetes melitus maupun hipertensi yang harus minum obat secara kontinyu, jadi pasien HIV berhak punya kontribusi besar di masyarakat untuk memberikan sumbangsih dan juga berhak untuk diobati," kata dr Sari Prabandari.

Selain membagikan bunga dan membubuhkan cap lima jari, pihak rumah sakit juga memberikan penyuluhan tentang HIV AIDS, kepada pasien dan keluarga pasien rumah sakit setempat.