VIDEO: Pelaku Pancabulan terhadap 15 Siswa di Surabaya Dapat Hukuman Kebiri Kimia

Oleh Agustina Melani pada 07 Nov 2019, 23:00 WIB

Liputan6.com, Jakarta Seorang oknum guru pembina ekstrakurikuler Pramuka dituntut Hukuman Kebiri Kimia selama tiga tahun, dalam sidang perkara pencabulan 15 siswa di Pengadilan Negeri Surabaya. Selain hukuman kebiri, jaksa juga menuntut hukuman 14 tahun penjara, dan denda Rp 100 juta.

Hukuman kebiri kimia kembali dikenakan kepada predator anak yang melakukan pencabulan terhadap anak di bawah umur. Majelis Hakim Pengadilan Negeri Surabaya menggelar persidangan dengan terdakwa RS, seorang oknum guru pembina ekstrakurikuler pramuka yang didakwa mencabuli 15 siswanya.

Dalam sidang yang digelar secara tertutup, JPU Kejati Jawa Timur menuntut terdakwa dengan hukuman kebiri kimia selama 3 tahun dan hukuman penjara 14 tahun serta denda Rp 100 juta. Tuntutan kebiri kimia diberikan lantaran terdakwa mencabuli 15 anak dibawah umur yang merupakan siswanya.

Selain itu, hukuman kebiri tersebut juga didasarkan pada akibat dari perbuatan terdakwa yang  membuat korban trauma seumur hidup.

Sebelumnya, seorang terdakwa pencabulan di Mojokerto divonis hukuman kebiri kimia oleh Majelis Hakim untuk yang pertama kalinya di Indonesia. Kali ini, pihak Kejati Jawa Timur yang mengajukan tuntutan hukuman kebiri kimia terhadap pelaku predator anak, oknum pembina pramuka berinisial RS yang ditangkap aparat Polda Jatim pada bulan Juli 2019 lalu. Demikian dilansir Liputan6, 6 November 2019.