VIDEO: Petani Rumput Laut di Madura Rugi Imbas Gelombang Tinggi

Oleh Agustina Melani pada 17 Sep 2019, 19:30 WIB

Liputan6.com, Jakarta - Angin kencang dan gelombang tinggi di laut tidak hanya berdampak pada para nelayan, namun juga kepada petani rumput laut di Desa Tanjung Kecamatan Pademawu, Pamekasan, Madura, Jawa Timur.

Cuaca buruk seperti ini mengakibatkan bibit rumput laut terlepas dari ikatannya. Hal itu mengakibatkan panen rumput laut pada musim tanam ini sangat minim, bahkan turun drastis, berikut tayangan videonya pada Liputan6, Senin, 16 September 2019.

Selain gelombang tinggi, petani mengaku juga mengalami kerugian, akibat turunnya harga rumput laut dalam beberapa bulan terakhir. Semula harga rumput laut di tingkat petani berkisar antara Rp 9.000, sekarang turun Rp 8.000-Rp. 7.000 per kilogram-nya.

"Satu kwintalnya sekitar Rp 8.00.000," ujar Petani Rumput Laut, Fatimah.

Dengan kondisi seperti ini, para petani hanya bisa berharap, cuaca buruk tidak terus terjadi. Mereka juga berharap, pemerintah turun tangan untuk menstabilkan harga rumput laut di pasaran, agar bisa memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga.

Live Streaming

Powered by