VIDEO: Polres Mojokerto Tangkap Spesialis Pembobol Rumah Kosong

Oleh Agustina Melani pada 12 Sep 2019, 23:30 WIB

Liputan6.com, Jakarta - Pelaku spesialis pembobolan rumah kosong di Mojokerto, yang sudah lama menjadi incaran polisi, berhasil dibekuk. Polisi terpaksa menembak kaki pelaku, sebab berusaha melawan saat ditangkap. Pelaku yang sudah beraksi di 19 lokasi itu mengaku, hasil kejahatan digunakan untuk biaya pengobatan anaknya.

Petugas Satuan Reserse Kriminal Polres Kota Mojokerto, Jawa Timur, meringkus spesialis pelaku pembobolan rumah kosong, NH, warga Brangkal, Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik.

Kaki kiri pria 46 tahun ini terpaksa dihadiahi timah panas oleh petugas, karena melawan saat hendak ditangkap. Pelaku yang sehari-harinya berjualan nasi goreng ini ditangkap usai beraksi di Kelurahan Wates, Mojokerto.

Dari pengakuan pelaku, dirinya nekat membobol rumah yang ditinggal penghuninya, dan menguras habis harta benda korban, karena hasil berjualan nasi goreng tak cukup untukĀ  biaya pengobatan penyakit liver anaknya.

Kapolres Kota Mojokerto, AKBP Sigit Dany Setiyono mengatakan, pelaku telah beraksi di 19 TKP sejak tiga tahun lalu. Sebelum beraksi pelaku akan berkeliling perumahan dengan mengendarai sepeda motor. Setelah mendapati rumah sasaran, pelakuĀ  menandai rumah calon korbannya dengan sampah. Jika tumpukan sampah tersebut tidak diambil berarti rumah tersebut dalam kondisi tak berpenghuni.

"Tindak pidana pencurian dengan pemberatan dengan modus operandi pengrusakan atap dan gembok pada malam hari dan dari hasil pemeriksaan juga diungkap bahwa yang bersangkutan merupakan pelaku tunggal yang melaksanakan aksinya sendiri," ujar Kapolres Mojokerto AKBP Sigit Dany Setiyono, demikian seperti yang tayang pada program Fokus, (10/9/2019).

Selain mengamankan satu unit sepeda motor dan sepeda angin yang biasa dijadikan alat transportasi saat beraksi, petugas juga mengamankan uang Rp. 7 juta, linggis kecil, serta jaket. Atas perbuatannya pelaku terancam hukuman pidana 7 tahun penjara.