Kejanggalan DPT Pemilu 2019 yang Dilaporkan BPN Prabowo-Sandi ke KPU

Oleh Raden Trimutia Hatta pada 12 Mar 2019, 08:11 WIB

Liputan6.com, Jakarta - Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi datang ke gedung Komisi Pemilihan Umum (KPU) mempersoalkan adanya dugaan data ganda dalam daftar pemilih tetap (DPT).  

Seperti ditayangkan Liputan6 SCTV, Selasa (12/3/2019), Direktur Komunikasi dan Media BPN  Hasim Djojohadikusumo melaporkan dugaan adanya kurang lebih 17 juta DPT bermasalah.

Salah satu kejanggalannya yaitu tanggal kelahiran tertentu yang jumlahnya jauh lebih banyak dibanding yang lain. Kemudian ada 300 ribu lebih yang berumur 90 tahun dan ada KK yang berisi 400  hingga 1.800 nama.

Menanggapi laporan BPN Prabowo-Sandi, Komisioner KPU Viryan Azis menjelaskan KPU telah mengkonfirmasi ke Dukcapil pada Jumat minggu lalu terkait temuan tersebut.  

Untuk menghindari adanya kecurigaan, KPU mengajak BPN melakukan penelitian lapangan yang dilakukan secara random di beberapa kantong DPT yang dinilai bermasalah. (Karlina Sintia Dewi)