3 Siswa Pusdik Brimob Tewas Tersambar Petir di Pasuruan

Oleh Maria Flora pada 17 Des 2019, 15:28 WIB
Diperbarui 17 Des 2019, 15:28 WIB

Liputan6.com, Pasuruan - Sejumlah ambulans Polda Jawa Timur tiba di pintu masuk posko pendakian Surya, Prigen, Pasuruan,  Senin malam, 16 Desember 2019. 

Ambulans dikirim untuk mengevakuasi delapan siswa Pusat Pendidikan (Pusdik) Brimob Watu Kosek yang tersambar petir.

Seperti ditayangkan Liputan6 SCTV, Selasa (17/12/2019), perisitiwa nahas itu terjadi Senin siang, saat ratusan siswa Pusdik Brimob mengikuti latihan pengembangan spesialisasi dari Gunung Ringgit di Situbondo menuju Gunung Welirang di Pasuruan.

Hujan deras disertai petir tiba-tiba turun dan menyambar delapan siswa. Tiga di antaranya meninggal dunia. Mereka adalah Wisnu Mukti dari Polda Jawa Tengah, Fredy Kusdianto dari Polda Jawa Timur, dan Rizky Setiawan dari Polda DIY.

Setelah menanti sekitar 8 jam atau Selasa dini hari tadi, kedelapan siswa yang tersambar petir berhasil dievakuasi.

Lima korban luka maupun tiga orang yang meninggal dunia selanjutnya dibawa dari pintu pos pendakian Surya menuju Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jawa Timur di Surabaya.

Sekitar pukul 3.30 WIB dini hari tadi, jenazah tiga siswa Pusdik Brimob Watukosek tiba di Instalasi Kedokteran Forensik Rumah Sakit Bhayangkara untuk diautopsi. Sementara, lima korban luka langsung menjalani perawatan.

Kondisi mereka saat ini berangsur membaik meski masih harus dirawat secara intensif. Selasa pagi, tiga anggota yang tewas juga sudah diserahterimakan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan di kampung halaman mereka masing-masing.