Geger Penemuan Jasad Balita Tanpa Kepala di Samarinda

Oleh Maria Flora pada 09 Des 2019, 08:41 WIB
Diperbarui 09 Des 2019, 08:41 WIB

Liputan6.com, Samarinda - Warga Jalan Antasari, Samarinda, Kalimantan Timur, digegerkan dengan penemuan jasad balita tanpa kepala di parit sekitar rumah warga, Minggu siang, 8 Desember kemarin. 

Polisi langsung menggelar penyelidikan termasuk mempelajari berkas balita yang dilaporkan hilang 22 November lalu.  

Seperti ditayangkan Liputan6 SCTV, Senin (9/12/2019), jasad balita ditemukan di parit yang membelah permukiman warga di Jalan Antasari 3. Semula warga sempat menduga jasad itu sebagai boneka. Namun, saat mendekat boneka itu ternyata jasad seorang balita yang tidak utuh lagi.  

Geger penemuan balita dengan tubuh yang tidak utuh, mengundang rasa ingin tahu keluarga Bambang. Pasalnya anak balitanya hilang sejak 22 November lalu. Sebelum hilang, balita itu dititipkan di Paud Jannatul Athfaal, Samarinda Ulu.

Meski tidak bisa dikenali berdasarkan ciri tubuh, pihak keluarga yakin jasad balita adalah Ahmad Yusuf Ghozali berdasarkan pakaian yang dikenakannya.  

Pengakuan keluarga korban membuka sebagian misteri jasad balita yang tidak lagi utuh tersebut. Kendati negitu, polisi tidak bisa serta merta menyerahkan jasad tersebut karena ada prosedur yang harus ditempuh untuk memastikan identitas korban.  

Sembari menunggu izin dari pihak kepolisian, sejak Minggu siang keluarga balita itu sudah berkumpul di rumah sakit. Mereka berniat membawa pulang jasad Yusuf dan memakamkannya begitu ada kabar kepastian identitas jasad tersebut.