Perjuangan Hidup Kakak Beradik Yatim Piatu di Bali

Oleh Muhammad Ali pada 01 Okt 2019, 08:19 WIB
Diperbarui 01 Okt 2019, 08:19 WIB

Liputan6.com, Jakarta - Kakak beradik yatim piatu siswa SMP di Klungkung, Bali, harus berjuang hidup memenuhi kebutuhan dan bekal bersekolah. Siswa yatim piatu ini kerap mencari sayur dan buah-buahan untuk dijual di pasar.  

Seperti ditayangkan Liputan6 SCTV, Selasa (1/10/2019),  Komang Juniarta (13) anak yatim piatu asal Dusun Payungan, Desa Selat, Klungkung, harus berjuang menghadapi kerasnya hidup. Siswa kelas 7 SMP tersebut harus mencari sayur paku dan buah nangka untuk hidup dan bekal bersekolah. Tak lupa merawat hewan ternak peliharaannya juga menjadi rutinitas.

Bersama sang kakak Kadek Suardana (15), Komang melakoni hidup mandiri sejak kecil karena ditinggal mati sang ayah akibat jatuh saat naik pohon kelapa. Sementara sang ibu memilih meninggalkan mereka untuk menikah lagi.  

Kesehariannya, kakak beradik diasuh oleh sang bibi yang berjualan sayur di pasar desa setempat. Meski demikian mewujudkan cita-citanya menjadi seorang guru di tengah kesibukannya tidak lupa selalu membagi waktunya untuk belajar.  

Komang harus menempuh jalan kaki ke sekolah dengan jarak hampir 3 kilometer setiap harinya. Meski demikian, Komang tergolong berprestasi di sekolahnya.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya