Cemari Udara, Pemprov DKI Kecam Industri Pembakaran Batok Kelapa di Cilincing

Oleh Maria Flora pada 15 Sep 2019, 11:53 WIB

Fokus, Jakarta Polusi udara akibat asap pembakaran batok kelapa dan peleburan alumunium di Cilincing, Jakarta Utara, membuat warga resah. 

Seperti ditayangkan Fokus Indosiar, Minggu (15/9/2019), Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengancam akan memberikan sanksi jika pencemaran terus terjadi.  

Warga di permukiman di kawasan Cilincing, Jakarta Utara, kini bisa bernafas lega. Pasalnya polusi akibat industri pembakaran arang batok kelapa dan peleburan alumunium mulai berkurang setelah pemilik industri mengurangi aktivitasnya.

Saat ini, industri tersebut hanya beroperasi malam hari.

Pengurangan aktivitas industri kecil tersebut dilakukan setelah  Pemprov DKI Jakarta mendatangi lokasi. Dalam pendataan diketahui terdapat 23 industri pembakaran arang batok kelapa dan dua peleburan alumunium.  

Pemprov DKI Jakarta mengancam akan menjatuhkan sanksi hingga sanksi penutupan  jika industri tidak mengikuti aturan yang ada. Salah satunya adalah memasang alat ukur di cerobong asap.

Keberadaan pabrik tersebut telah lama dikeluhkan warga termasuk guru yang sekolahnya berdekatan dengan lokasi pabrik.

Live Streaming

Powered by