Ibu Kota Pindah, Berapa ASN yang Akan Diboyong ke Kalimantan Timur?

Oleh Maria Flora pada 28 Agu 2019, 14:33 WIB
Diperbarui 28 Agu 2019, 14:33 WIB

Liputan6.com, Jakarta - Pemindahan Ibu Kota negara telah diputuskan ke Kalimantan Timur. Tata pelaksanaan pemindahan bertahap terus dirancang pemerintah.

Tidak hanya soal fisik perkantorannya yang dipindah, tapi juga para aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan pemerintah pusat.

Seperti ditayangkan Liputan6 SCTV, Rabu (28/82019), aparatur sipil negara di kementerian dan lembaga tercatat mencapai 800 ribu hingga 1 juta orang. Namun, nantinya hanya sekitar 180 ribu orang saja yang akan pindah ke ibu kota baru.

Jumlah ini akan didominasi oleh ASN muda hasil perekrutan di tahun 2017 dan 2018.

Menurut Menteri PAN-RB, para ASN ini wajib pindah menuju ke ibu kota baru.

"Itu kan sudah ada undang-undangnya. Saya sudah bilang TNI, Polri, ASN, sudah terikat dengan negara begitu mereka masuk," kata Menpan RB Syafruddin.

Tahun 2021, pembangunan ibu kota baru akan dimulai. Targetnya pada tahun 2024, Ibu Kota Indonesia mulai dipindahkan secara bertahap. (Rio Audhitama Sihombing)