Polisi Ungkap Kasus Remaja Disabilitas Tewas Dianiaya di Pontianak

Oleh Yusron Fahmi pada 28 Jul 2019, 10:49 WIB

Patroli, Pontianak - Dalam suasana duka, penduduk di Jalan Yam Sabran, Pontianak Timur, Kalimantan Barat, menanti kedatangan jasad Ramadan, remaja disabilitas yang tewas di Pusat Pelayanan Anak Terpadu milik Dinas Sosial Pontianak.

Seperti ditayangkan Patroli Indosiar, Minggu (28/7/2019), aparat Polsek Kota Pontianak mengungkap, korban dianiaya oleh dua anak seusianya yang berhadapan dengan hukum atau ABH penghuni Pusat Pelayanan Anak Terpadu Pontianak. Diduga korban menolak perintah memijat tubuh kedua pelaku.

Tim dokter rumah sakit menyebutkan korban dibawa ke rumah sakit dalam keadaan kritis dan di beberapa bagian tubuhnya terdapat luka lebam.

Sementara itu, Komisi Pengawasan dan Perlindungan Anak (KPPAD) Kalimantan Barat menduga ada kelalaian petugas Pusat Pelayanan Anak Terpadu ketika peristiwa itu terjadi. Sedangkan Dinas Sosial Kota Pontianak mengaku masih kekurangan personel dalam mengawasi anak yang berhadapan dengan hukum atau ABH.

Kepala Dinas Sosial Pontianak Aswin Taufik lebih jauh menjelaskan, dua pelaku penganiaya korban diketahui terlibat sejumlah kasus kejahatan. Sementara, korban berada di panti tersebut karena terjaring razia Satpol PP.