Kronologi Penembakan Polisi di Polsek Cimanggis

Oleh Maria Flora pada 26 Jul 2019, 07:52 WIB
Diperbarui 26 Jul 2019, 07:52 WIB

Liputan6.com, Jakarta - Pasca-penembakan yang melibatkan dua anggota polri, Polsek Cimanggis, Depok, Jawa Barat, dijaga ketat petugas. Korban Bripka Rahmat Effendy yang berdinas di Samsat Polda Metro Jaya tewas ditembak anggota polisi lainnya, Brigadir Rangga Tianto.

Seperti ditayangkan Liputan6 SCTV, Jumat (26/7/2019), penembakan berawal dari terjadinya tawuran. Korban Bripka Rahmat Effendy mengamankan salah seorang remaja beserta barang bukti. Korban lalu melapor kan ke SPK Polsek Cimanggis.

Tidak lama berselang, datang pelaku bersama ayah pelaku tawuran dan berniat membebaskan salah satu pelaku tawuran untuk dibina orangtua. Namun, korban marah dan membentak bahwa kasus ini masih ditangani Polsek Cimanggis.

Pelaku tak terima dan emosi, lalu melepaskan tembakan beberapa kali ke arah korban hingga tewas di tempat.

Pasca-kejadian, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Gatot Eddy Pramono mendatangi kamar jenazah Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat dini hari tadi.

Selain untuk mengetahui kondisi jenazah korban Bripka Racmat Effendy, Kapolda juga meminta keterangan dari rekan-rekan korban.

"Yang pertama kita turut berduka, ini musibah bagi Polda Metro Jaya. Nanti kita masih mendalami," kata Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Gatot Eddy Pramono.

Pelaku penembakan Brigadir Rangga Tianto kini sudah diamankan dan menjalani pemeriksaan oleh penyidik Polda Metro Jaya. (Rio Audhitama Sihombing)