Imbauan YLKI Atas Kasus Ramainya Kasus Swafoto di Pesawat Garuda

Oleh Maria Flora pada 18 Jul 2019, 12:55 WIB
Diperbarui 18 Jul 2019, 12:56 WIB

Fokus, Jakarta - Maskapai Garuda Indonesia menjadi sorotan masyarakat terkait dipostingnya pelayanan di dalam pesawat oleh dua pegiat media sosial yang menjadi penumpangnya. Mereka adalah Rius Vernandes dan Elwiyana Monica. 

Seperti ditayangkan Fokus Indosiar, Kamis (18/7/2019), diunggahnya rekaman video di dalam penerbangan dari Australia menuju Indonesia tersebut, dinilai Serikat karyawan Garuda Indonesia (Sekarga) telah merugikan perusahaan tempatnya bekerja. 

Hari ini, kedua penumpang Garuda tersebut dipanggil aparat kepolisian untuk menjalani pemeriksaan. Namun, keduanya tidak bisa datang karena harus bekerja. Pemanggilan ulang akan dijadwalkan aparat kepolisian.

"Dalam konteks media sosial harus lebih ketat lagi, dimana pada saat kita mengadukan sesuatu yang belum jelas kedudukannya, kemudian kita tag di media sosial itu berarti risikonya lebih besar," kata Ketua Harian Sekarga Tommy Tampati.

Sementara itu, Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi meminta konsumen harus berhati-hati mengadukan sesuatu supaya tidak menabrak regulasi lain seperti Undang-Undang ITE.

YLKI juga meminta Garuda untuk melakukan langkah damai dengan konsumen. Melalui keterangan pers, Garuda Indonesia menyatakan penumpang boleh melakukan pengambilan gambar di pesawat selama tidak mengganggu kenyamanan penumpang lain. (Rio Audhitama Sihombing) 

Live Streaming

Powered by