BPOM Uji Laboratorium Takjil Diduga Berbahaya di Kendari

Oleh Raden Trimutia Hatta pada 07 Mei 2019, 13:19 WIB
Diperbarui 07 Mei 2019, 13:19 WIB

Fokus, Kendari - Petugas Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) disejumlah daerah melakukan uji laboratorium takjil. Hal ini dilakukan sebagai langkah pencegahan konsumsi bahan berbahaya.

Seperti ditayangkan Fokus Indosiar, Selasa (7/5/2019),  BPOM Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, membeli sejumlah takjil yang dijajakan di kawasan Jalan R Suprapto, Kendari.

Pengambilan contoh makanan sebagai langkah pemeriksaan terhadap kandungan zat makanan dalam panganan pembuka puasa yang marak dijual.  

Pada pemeriksaan yang dilakukan Senin sore, hasilnya menunjukan rata-rata jajanan yang dijual menggunakan zat pewarna makanan bukan bahan berbahaya.  

Langkah yang sama juga dilakukan BPOM Kota Denpasar, Bali. Petugas melakukan uji laboratorium takjil yang dijual di Pasar Kampung Jawa. Hal ini sebagai antisipasi penggunaan zat berbahaya dalam panganan berbuka.