Banjir Beraroma Belerang Terjang Karangasem Bali

Oleh Raden Trimutia Hatta pada 28 Mar 2019, 12:07 WIB
Diperbarui 28 Mar 2019, 12:07 WIB

Fokus, Bali Banjir di Dusun Butus, Karangasem, Bali, menyisakan kerusakan. Akses jalan poros di Desa Buana Giri dan Kemoning hancur dan berubah menjadi aliran sungai curam.  

Seperti ditayangkan Fokus Indosiar, Kamis (28/3/2019), banjir dengan aroma belerang menyengat terjadi di sejumlah wilayah di antaranya di aliran Sungai Mbah Api atau jalur aliran lahar di Desa Buana Giri, Kecamatan Bebandem, Karangasem, Bali.

Sebelumnya memang terjadi hujan lebat di lereng Gunung Agung. Warga mengaku mendengar suara gemuruh cukup keras sebelum banjir besar menerjang aliran sungai yang melewati sejumlah lokasi penambangan pasir.  

Selain menebarkan bau menyengat, banjir juga membawa material lumpur, bebatuan, dan batang pohon.

Kamis pagi, banjir menyisakan kerusakan infrastruktur yang cukup parah. Sebagian badan jalan telah hanyut terbawa derasnya banjir.  

“Setiap banjir ini jalan pasti putus,” kata warga bernama Made Ngurah Alit.  

Warga yang tinggal di lereng bagian atas khawatir jalur ke lokasi pengungsian akan terhambat karena jalan yang terputus tersebut merupakan jalur evakuasi utama bila Gunung Agung meletus. Warga berharap instansi terkait segera membangun jembatan permanen di akses jalan yang terputus.