KPK Sita Rupiah dan Dolar dari Ruang Menteri Agama

Oleh Raden Trimutia Hatta pada 19 Mar 2019, 08:57 WIB

Fokus, Jakarta - Sejumlah penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meninggalkan Kantor DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Senin siang, setelah menggeledah ruang kerja Ketua Umum Romahurmuziy.

Seperti ditayangkan Fokus Indosiar, Selasa (19/3/2019), sejumlah dokumen dari ruang kerja Romi, tampak disita tim penyidik ditempatkan dalam koper. Pihak DPP PPP menyatakan akan koperatif membantu KPK dalam menyelidiki kasus yang membelit Romi.

"Prinsipnya kami tidak menghalangi, kita persilahkan KPK untuk menggeledah. Jika ada dokumen yang diperlukan ya monggo saja disita," kata Sekjen PPP Arsul Sani.

Penyidik KPK juga menggeledah sejumlah ruangan di Kantor Kementrian Agama yaitu ruangan Menteri Agama, ruangan Sekjen Kemenag, dan ruangan Kepala Biro Kepegawaian Kemenag.

Dari ruang Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, KPK menyita uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat.

Sementara itu, usai penggeledahan, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mendatangi kantornya di Kementerian Agama, Senin sore. Menteri Agama mengaku belum bisa memastikan dokumen apa saja yang disita penyidik KPK dari ruang kerjanya.

Penggeledahan sejumlah ruangan di Kantor Kementrian Agama dan Kantor DPP PPP dilakukan terkait kasus dugaan suap pengisian jabatan di Kementrian Agama yang menangkap tangan Ketua Umum DPP PPP Romahurmuzy dan pejabat Kanwil Depag. (Rio Audhitama Sihombing)