Masih Suka Ngemil, Penurunan Bobot Tubuh Titi Wati Tak Sesuai Target

Oleh Maria Flora pada 16 Mar 2019, 13:50 WIB

Fokus, Palangka Raya - Setelah 2 bulan menjalani operasi bariatrik, berat badan Titi Wati, penyandang obesitas, warga Palangka Raya, Kalimantan Tengah, kembali ditimbang. Meski terdapat penurunan bobot tubuh sebesar 4 kilogram dibanding bulan lalu, namun penurunan tersebut tidak mencapai target.

Seperti ditayangkan Fokus Indosiar, Sabtu (16/3/2019), tim dokter Rumah Sakit Daerah Doris Sylvanus  Palangka Raya, Jumat pagi, 15 Maret kemarin, kembali berkunjung ke rumah Titi Wati untuk melakukan penimbangan berat badan.

Dibantu petugas, wanita penderitas obesitas yang awalnya berbobot 220 kilogram itu lalu diangkat menggunakan papan ke alat penimbang.

Hasilnya, berat badan Titi Wati kini 207 kilogram. Artinya, selama satu bulan terakhir bobot Titi Wati hanya turun empat kilogram, di bawah angka yang ditargetkan tim medis. Sebab saat penimbangan 15 Februari lalu, bobot Titi Wati mencapai 211 kg, turun sekaligus sembilan kilogram sejak operasi bariatrik.

Menurut tim medis, penurunan bobot tubuh yang tidak sebanyak bulan sebelumnya itu, karena Titi Wati kerap mencuri makan makanan di luar menu diet yang ditetapkan.

Titi Wati sendiri mengaku bersyukur karena berat badannya terus turun, berkurang 13 kilogram sejak operasi bariatrik. Ke depannya, tim medis akan lebih mengawasi pola makan Titi Wati agar penurunan berat badannya bisa mencapai target, sehingga berat badan Titi Wati bisa kembali normal. (Galuh Garmabrata)