Warga Selandia Baru Tabur Bunga Bagi Korban Penembakan di Christchurch

Oleh Maria Flora pada 16 Mar 2019, 14:23 WIB

Liputan6.com, Selandia Baru - Ungkapan duka atas teror penembakan brutal di dua masjid di Kota Christchurch, Selandia Baru, terus mengalir. Tersangka penembakan rencananya akan segera menjalani persidangan.  

Seperti ditayangkan Liputan6 SCTV, Sabtu (16/3/2019), sehari setelah teror penembakan tersebut, ratusan orang mengungkapkan duka mendalam bagi keluarga 49 korban jiwa dan 48 korban luka di sebuah taman dekat rumah sakit Christchurch.

Di rumah sakit itu, semua korban luka masih menjalani perawatan. Warga meninggalkan bunga dan menulis pesan-pesan agar tidak kalah melawan terorisme. Salah satunya bertuliskan kia kaha yang dalam bahasa Maori berarti tetap tegar.

Sementara itu, terdakwa pembunuhan brutal yang diketahui bernama Brenton Tarrant dihadirkan di pengadilan distrik dengan tangan terborgol.

Tarrant bukan satu satunya terdakwa. Sebelum melancarkan aksi terornya, ia menuliskan manifesto antiimigran setebal 74 halaman di media sosialnya.