Ratusan Imigran Gelap Asal Bangladesh Disekap dalam Ruko di Medan

Oleh Maria Flora pada 06 Feb 2019, 08:52 WIB
Diperbarui 06 Feb 2019, 08:52 WIB

Fokus, Medan - Warga Medan Helvetia, Sumatera, mendadak heboh setelah mengetahui adanya ratusan warga asing disekap dalam sebuah ruko. Imigran gelap itu diduga merupakan korban perdagangan orang.

Seperti ditayangkan Fokus Indosiar, Rabu (6/2/2019), keberadaan ratusan imigran ini pertama kali diketahui warga yang mendengar suara ribut dan minta tolong dari sebuah ruko di Jalan Pantai Barat, Medan Helvetia. Setelah dibuka dengan paksa, ditemukan puluhan orang dalam keadaan lemas akibat kekurangan oksigen dan cairan.

Tiga orang penjaga ruko tidak bisa menunjukkan dokumen terkait izin penyaluran tenaga kerja maupun keberadaan ratusan orang asing asal Bangladesh tersebut. Bahkan, salah seorang di antaranya melarikan diri saat diinterogasi warga. 

"Ada warga lapor katanya ada perkelahian, saya suruh suami saya untuk mengecek ke dalam ternyata ada ratusan imigran gelap," kata Kepala Lingkungan Bebdi Annisan.

Salah seorang imigran mengaku sudah berada di Indonesia selama 4 bulan. Mereka masuk melalui Batam setelah membayar sejumlah uang dalam ringgit dan rupiah kepada seorang agen yang menjanjikan akan memberi pekerjaan.

Petugas dari Polrestabes Medan kemudian mengevakuasi ratusan imigran keluar dari ruko. Mereka untuk sementara ditampung di kantor Mapolres. Sementara, dua penjaga ruko ditahan guna dimintai keterangan. (Muhammad Gustirha Yunas)