Satgas Antimafia Bola Geledah Kantor Asprov PSSI di Surabaya

Oleh Maria Flora pada 16 Jan 2019, 08:46 WIB
Diperbarui 16 Jan 2019, 14:57 WIB

Fokus, Surabaya - Satgas Antimafia Bola Polri, Selasa kemarin menggeledah kantor Asosiasi Provinsi atau Asprov PSSI Jawa Timur yang berlokasi di Jalan Ketampon, Surabaya, Jawa Timur.

Seperti ditayangkan Fokus Indosiar, Rabu (16/1/2019), penggeledahan dilakukan secara tertutup dan berlangsung selama satu jam.

Staff Asprov PSSI Jawa Timur Sabrina mengatakan, dalam penggeledahan, Satgas Antimafia Bola mencari berkas terkait sejumlah pertandingan sepak bola yang berlangsung di Jawa Timur.

"Sebelumnya sudah pernah datang, hanya mencari berkas dan data-data pertandingan saja sih, ada 3 orang yang datang," kata staf Asprov PSSI Jatim Sabrina.

Sementara itu, Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi mendukung penuh upaya Satgas Antimafia Bola dalam membongkar kasus pengaturan skor atau match fixing di sepak bola Indonesia.

"Kami tidak berhenti mendorong agar petugas terus melakukan upaya pencegahan. Saya berharap langkah-langkah ini memotivasi PSSI agar mendorong Komisi Disiplin bertindak lebih cepat," ucap Menpora.

Satgas Antimafia bola hingga saat ini telah menetapkan sejumlah tersangka dalam kasus pengaturan skor. Di antara para tersangka tersebut adalah anggota Komite Eksekutif PSSI Johar Lin Eng, anggota Komisi Disiplin PSSI Dwi Irianto alias Mbah Putih, mantan anggota Komisi Wasit Priyanto, dan Anik Yuni Artikasari serta Nurul Safarid yang berprofesi sebagai wasit. (Muhammad Gustirha Yunas)

Live Streaming

Powered by