Usai Puting Beliung, BMKG Bandung: Maret Puncak Musim Hujan

Oleh Raden Trimutia Hatta pada 13 Jan 2019, 16:03 WIB

Fokus, Bandung - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Bandung, menyebutkan angin puting beliung yang terjadi beberapa waktu lalu sebagai dampak pertumbuhan awan cumulonimbus. Sementara itu, Minggu, 13 Januari pagi tadi, warga yang terdampak masih memperbaiki sendiri kondisi rumahnya yang rusak.

Seperti ditayangkan Fokus Indosiar, Minggu (13/1/2019), warga Rancaekek, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, terlihat masih memperbaiki rumah mereka yang rusak diterjang angin puting beliung. Bencana yang terjadi pada Jumat sore, 11 Januari lalu setidaknya merusak 600-an rumah.

Bupati Bandung, Dadang M Naser, yang datang ke lokasi berjanji segera mempercepat pemulihan serta bantuan bagi korban bencana yang sebagian besar kini ditampung di sejumlah posko pengungsian. Dahsyatnya angin puting beliung yang terjadi, menimbulkan kerusakan cukup parah pada rumah-rumah warga.

Data terakhir yang diterima BPBD Kabupaten Bandung, angin puting beliung menerjang enam desa di Kecamatan Rancaekek. Tercatat 640 rumah yang dihuni oleh 1.038 jiwa tertimpa bencana tersebut. Sebagian besar kerusakan terjadi di bagian atap. (Galuh Garmabrata)

Live Streaming

Powered by