Kilas Indonesia: Warga Garut Digegerkan Temuan 4 Mortir Aktif

Oleh Liputan6 pada 03 Nov 2015, 19:43 WIB
Diperbarui 03 Nov 2015, 19:43 WIB
Kilas Indonesia: Warga Garut Digegerkan Temuan 4 Mortir Aktif
Perbesar
Bahan peledak yang diduga berjenis mortir ini ditemukan oleh pekerja bangunan saat merenovasi kantor.

Liputan6.com, Jakarta - Diduga kelebihan muatan, sebuah peti kemas bermuatan mesin plastik, Selasa pagi tadi terlepas dari truk trailer hingga terbalik di Jalan RE Martadinata, Jakarta Utara. Berita itu mengawali Kilas Indonesia yang ditayangkan Liputan 6 Petang SCTV, Selasa (3/11/2015).

Kecelakaan terjadi saat truk trailer hendak memutar arah di tikungan, justru membuat peti kemas oleng dan terbalik. Akibat kejadian ini, arus lalu lintas tersendat karena peti kemas menutup hampir separuh badan jalan.

Di Subang, Jawa Barat, tiga truk bertabrakan di ruas Pantura pada Selasa pagi. Tabrakan dipicu truk pengangkut semen yang berusaha menghindari kendaraan di depannya yang berhenti mendadak.

Salah seorang pengemudi truk luka berat akibat tergencet di ruang kemudi. Akibat tabrakan, kemacetan panjang terjadi di ruas Pantura, Subang.

Di Garut, Jawa Barat, warga Kecamatan Limbangan, digegerkan dengan temuan empat bahan peledak aktif yang terkubur di kantor kecamatan setempat.

Bahan peledak yang diduga berjenis mortir ini ditemukan oleh pekerja bangunan saat merenovasi kantor. Tim penjinak bom gegana Polda Jawa Barat, langsung mengamankan keempat bahan peledak yang masih aktif itu.

Sementara di Palangkaraya, Kalimantan Tengah, pasca-terbakarnya kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Minggu lalu, para pegawai biro keuangan hari ini sudah kembali bekerja dengan menempati kantor darurat di Gedung Badan Perencanaan Pembangunan Daerah.

Sedangkan staf biro perekonomian yang sementara menempati rumah betang, belum memulai aktivitas karena belum tersedianya fasilitas kerja. (Dan/Sun)