Bahaya Bisa Kena Hack, Jangan Pakai 25 Kata Ini untuk Password

Oleh Afifah Nur Andini pada 30 Sep 2022, 07:30 WIB
Diperbarui 30 Sep 2022, 07:30 WIB
10 Aplikasi Hacking untuk Menjebol Password Windows dan Website
Perbesar
Kini hampir semua akun yang ada di internet pasti dilengkapi dengan password, demi menjaga keamanan dan privasi dari pengguna.

Liputan6.com, Jakarta - Hadirnya passkey sebagai sistem keamanan tidak lantas menghapus penggunaan password untuk mengunci akses data milik penggunanya. Bahkan, penerapan passkey tidak membuat pengguna gadget mutlak meninggalkan password sebagai kunci mengamankan perangkat mereka.

Untuk mengakses akun Gmail dan Facebook, misalnya, pengguna masih membutuhkan password. Hal ini membuat pengguna menggantungkan keamanan data mereka di internet pada kata sandi yang kuat.

Namun, kebanyakan orang merasa malas untuk membuat kata sandi yang terlalu rumit hanya untuk mengakses sebuah akun dalam situs website.

Hal inilah yang membuat mereka memilih menggunakan kata sandi sederhana, dengan susunan huruf atau angka yang sudah jelas ada pada keyboard perangkat mereka.

Kata sandi umum yang digunakan oleh banyak orang mempunyai sifat mudah ditebak dan diingat. Padahal kata sandi punya peran besar untuk mempertahankan keamanan dari serangan hacker. 

Jika hacker sudah bisa menebak kata sandi dan berhasil log-in ke dalam satu akun pengguna, akan sangat mudah bagi mereka untuk masuk ke akun lain yang dimiliki pengguna.

Ketika mereka sudah memiliki data informasi pengguna, tidak ada yang bisa menghentikan mereka memanfaatkan data tersebut. Mereka bisa menggunakan data hasil curian untuk melakukan phishing dan berusaha mengakses log-in rekening bank pengguna.

Banyak perusahaan platform online mengingatkan pengguna layanannya untuk membuat password yang lebih kuat. Untuk itu, pastikan kamu menggunakan password yang kuat dan sulit ditebak, bukan password dari 25 kata berikut ini:

 

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.


25 Password yang Paling Sering Digunakan

Password
Perbesar
Ilustrasi password.

NordPass, perusahaan cybersecurity baru-baru ini mengungkapkan 200 daftar kata sandi yang paling umum digunakan.

NordPass membuat daftar kata sandi umum tersebut dengan meneliti 50 negara berbeda. Dari sini ditemukan kata sandi "123456" menduduki posisi pertama di Inggris, diikuti kata "password" di peringkat kedua.

Melalui daftar tersebut diketahui kebanyakan kata yang digunakan berasal dari nama band atau tim olahraga favorit pengguna.

Di Inggris, kata "liverpool" berada di peringkat ketiga kata sandi paling umum digunakan. Sementara ada "arsenal" ada di nomor kesepuluh.

Kata "monkey" dan "chocolate" juga beberapa nama depan lainnya menjadi kata sandi favorit yang sering digunakan di Inggris. Berikut daftar kata sandi yang perlu dihindari penggunaannya.

1. 123456

2. password

3. liverpool

4. password1

5. 123456789

6. 12345

7. qwerty

8. liverpool1

9. charlie

10. arsenal

 


Jangan Pakai Kata 'Chelsea' Jadi Password

Ilustrasi password
Perbesar
Ilustrasi (iStock)

11. chelsea

12. abc123

13. 12345678

14. football

15. monkey

16. arsenal1

17. 1234567

18. chocolate

19. rangers

20. 123123

21. qwerty123

22. welcome

23. charlie1

24. thomas

25. qwerty1

Menggunakan kata-kata di atas sebagai password dapat membahayakan akun online dari ancaman kejahatan siber. Sekali hacker berhasil masuk ke dalam akun, mereka bisa mengakses lebih dari satu akun penggunanya.

Kata sandi yang baik perlu memiliki delapan karakter atau lebih dan bukan termasuk nama username, nama pengguna, atau nama perusahaan.

Password juga tidak harus berisi hanya huruf saja. Kombinasikan dengan huruf kapital, angka, dan simbol yang diinginkan.

 

Infografis Waspada WhatsApp Rentan Dibobol Hacker
Perbesar
Infografis Waspada WhatsApp Rentan Dibobol Hacker. (Liputan6.com/Abdillah)
Lanjutkan Membaca ↓

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Live Streaming

Powered by

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya