Microsoft Gelar Program untuk Dukung Perkembangan Startup Indonesia

Oleh Giovani Dio Prasasti pada 26 Sep 2022, 14:00 WIB
Diperbarui 26 Sep 2022, 14:00 WIB
Papan Nama Microsoft di Sebuah Gedung
Perbesar
Papan Nama Microsoft di Sebuah Gedung. Kredit: Mohammad Rezaie via Unsplash

Liputan6.com, Jakarta - Microsoft mengumumkan dukungannya terhadap startup (perusahaan rintisan) dalam negeri, dengan menyediakan akses terhadap teknologi mutakhir mereka, serta mentoring dengan para ahli berpengalaman.

Dukungan ini dilakukan melalui program Microsoft for Startups Founders Hub ini, dibuat untuk membantu perkembangan startup dalam berbagai skala.

Dukungan diberikan mulai dari proses ideasi, pembangunan, hingga scale-up, seraya mendampingi mereka dalam menghadapi limitasi dan hambatan yang kerap dialami oleh para pendiri startup dalam siklus pertumbuhannya.

Salah satu perusahaan rintisan yang jadi bagian dalam ekosistem startup dan didukung oleh Microsoft adalah Opsigo, yang bergerak di bidang travel technology.

Opsigo dibuat karena terinspirasi dari kurangnya kemampuan sistem global yang belum bisa mengakomodir keunikan proses bisnis ada di negara-negara Asia Tenggara.

Mengutip keterangan resminya, Senin (26/9/2022), Microsoft mengatakan sekitar 80 persen dari konsumen agen travel, merupakan konsumen korporasi yang membeli tiket dan voucher hotel untuk keperluan perjalanan dinasnya.

Melihat kebutuhan ini, Opsigo pun menghadirkan Opsicorp, sebuah platform pengelolaan perjalanan dinas untuk korporasi.

Melalui platform ini, korporasi dapat merencanakan perjalanan, melakukan penerbitan tiket atau voucher hotel secara otomatis, dan memastikan perjalanan dinas tersebut sesuai dengan kebijakan perjalanan perusahaan.

Opsicorp besutan startup Opsigo juga memungkinkan integrasi dengan berbagai platform internal perusahaan, termasuk sistem ERP dan keuangan. Korporasi juga dapat melihat data pola perjalanan dinas untuk mencari peluang efisiensi yang dapat dilakukan.

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.


Manfaatkan Microsoft Azure

Aktivitas software engineers Opsigo
Perbesar
Aktivitas software engineers Opsigo (Dok. Microsoft Indonesia)

Sejumlah korporasi yang telah merasakan manfaat ini adalah Avrist, Kanmo Retail, Pegadaian, Pertamina, Sritex, dan masih banyak lagi.

Lebih lanjut, Opsigo memanfaatkan teknologi cloud computing Microsoft Azure sebagai mesin virtual (Virtual Machine), untuk memastikan proses transaksi serta penyimpanan data transaksi yang aman.

"Karena produk atau layanan yang diberikan Opsigo sangat berkaitan dengan transaksi keuangan, perusahaan harus dapat menjamin keamanan data dan sistem layanan," Edward Nelson Jusuf, CEO Opsigo.

Dalam diskusi virtual Empowering Indonesian Startups for Digital Indonesia pada hari Kamis (22/09), Edward mengatakan, Security Microsoft yang premiummemberikan jaminan sistem akan tetap aman.

"Selain itu, pelanggan Opsigo, baik itu dari BUMN maupun enterprise, secara umum juga memanfaatkan ekosistem Microsoft seperti Microsoft Azure, sehinggasistem Opsigo mudah terintegrasi dengan sistem mereka," imbuhnya.


Startup Alkademi

Aktivitas belajar mengajar Alkademi lewat program SMK Coding dan Lailatul Coding (Dok. Microsoft)
Perbesar
Aktivitas belajar mengajar Alkademi lewat program SMK Coding dan Lailatul Coding (Dok. Microsoft Indonesia)

Startup lainnya yang mendapatkan dukungan dari program Microsoft for Startups Founders Hub adalah Alkademi, yang juga menjadi salah satu partisipan pertama dari Indonesia yang bergabung dalam platform tersebut.

Alkademi merupakan startup yang berawal dari komunitas digital di Bandung, dan menyediakan berbagai pelatihan teknologi bagi anak muda di daerah suburban demi menjawab kebutuhan sembilan juta talenta digital Indonesia pada 2030.

Sekitar dua ribu siswa telah mendapatkan manfaat dari kelas-kelas yang ditawarkan Alkademi.

Untuk membawa keterampilan digital hingga ke pelosok negeri, Alkademi juga bekerja sama dengan BAKTI Kominfo memberi pengajaran bagi anak muda di daerah 3T.

Sejak didirikan, Alkademi sudah memanfaatkan Microsoft Azure sebagai basis dari Learning Management System (LMS) mereka. Ini juga mendorong mereka berpartisipasi di Microsoft for Startups Founders Hub di awal 2022.

Dalam program tersebut, Alkademi mendapatkan akses infrastruktur teknologi Microsoft, wadah networking dan mentorship, serta go-to assistance dari ahli Microsoft global.


Keakraban dengan Teknologi Microsoft

Diskusi virtual Empowering Indonesian Startups for Digital Indonesia pada hari Kamis (22/09). (Dok. Microsoft Indonesia)
Perbesar
Diskusi virtual Empowering Indonesian Startups for Digital Indonesia pada hari Kamis (22/09). (Dok. Microsoft Indonesia)

Dyan Raditya Helmi, CEO Alkademi mengatakan, alasan mereka menggunakan teknologi Microsoft adalah karena keakrabannya dengan teknologi tersebut.

"Microsoft Azure secara khusus, memiliki User Experience (UX) yang nyaman sehingga proses pembelajaran melalui LMS kami menjadi lebih engaging, interaktif, dan dua arah," kata Helmi.

Selain, Helmi menambahkan, Microsoft for Startups Founders Hub sangat bermanfaat bagi bootstrappers, karena dapat menjamin keamanan teknologi, serta membantu menjangkau dan memberdayakan komunitas startup lintas skala.

Fiki Setiyono, Country Lead Azure GTM, Microsoft Indonesia mengatakan, Microsoft menyadari kebutuhan untuk mengubah gagasan menjadi solusi yang nyata, berdampak, dan scalable.

"Dukungan yang diberikan oleh Microsoft kepada startup pun dimulai dengan pendekatan kolaboratif, agar perusahaan rintisan dari berbagai latar belakang dapat mematangkan dan mewujudkan ide, mengembangan usaha, serta meningkatkan skala bisnis mereka," ujarnya.

(Dio/Ysl)

Infografis 7 Penyebab Sampah Makanan
Perbesar
Infografis 7 Penyebab Sampah Makanan. (Liputan6.com/Triyasni)
Lanjutkan Membaca ↓

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya