Xiaomi Bakal Punya Sub-Brand HP Baru

Oleh Giovani Dio Prasasti pada 30 Agu 2022, 10:00 WIB
Diperbarui 30 Agu 2022, 10:00 WIB
Ilustrasi Smartphone Xiaomi.
Perbesar
Ilustrasi Smartphone Xiaomi. Liputan6.com/Mochamad Wahyu Hidayat

Liputan6.com, Jakarta - Sebuah kabar burung menyebutkan Xiaomi bakal meluncurkan sub-brand atau sebuah seri smartphone terbaru, menyusul Redmi dan Poco yang selama ini sudah populer di para pengguna ponsel.

Kabar ini pertama kali dikeluarkan oleh The Mobile Indian, yang mengklaim Xiaomi berencana untuk memperkenalkan sub-brand atau mungkin sebuah seri baru ke pasaran.

The Mobile Indian tidak menyebut sub-brand atau seri smartphone tersebut, tapi mereka hanya mengatakan, ini akan ditujukan untuk komunitas penggemar teknologi.

Dilansir Gizmochina, dikutip Selasa (30/8/2022), smartphone dengan sub-brand atau seri baru ini akan ditenagai oleh prosesor Qualcomm 700 Series dengan Android yang bersih serta kustomisasi minimal.

Ponsel pintar baru ini juga kabarnya akan mendapatkan tiga pembaruan besar dan empat tahun patch keamanan secara berkala.

Soal harga, rumor menyebut perangkat ini dibanderol dengan harga antara 15 ribu sampai 25 ribu rupee (sekitar Rp 2,7 juta sampai Rp 4,6 juta). Ini berarti setara dengan cakupan harga untuk mayoritas HP Redmi dan Poco.

Selain itu, publikasi itu mengklaim, sub-brand atau seri baru HP Xiaomi ini akan diproduksi di India.

 

 

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.


Chipset yang Dipakai

Xiaomi 12
Perbesar
Xiaomi 12. Dok: Xiaomi Indonesia

Menurut The Mobile Indian, smartphone murah di bawah sub-brand atau seri baru ini akan dilengkapi dengan chipset Snapdragon 765, sementara yang lebih premium, akan mendapatkan dukungan dari Snapdragon 778.

Media tersebut juga mengutip sumber mereka yang mengungkapkan alasan Xiaomi di balik kehadiran smartphone baru ini, yang ditujukan untuk "segmen antusias smartphone."

Menurut sumber itu, Xiaomi percaya "transisi generik OnePlus dan penurunan popularitas perangkat Pixel di India telah menciptakan kekosongan yang dapat diisi dengan serangkaian perangkat atau sub-merek baru."

Belum ada pernyataan resmi Xiaomi untuk rumor ini, sehingga kabar tersebut masih membutuhkan konfirmasi lebih lanjut.

 


Redmi Note Series Tak Lagi Bawa Kepala Charger?

Xiaomi Mi 10T Pro
Perbesar
Kabel dan charger Xiaomi Mi 10T Pro (Liputan6.com/Agustinus M.Damar)

Di sisi lain, Xiaomi belum lama ini memperkenalkan Redmi Note 11 baru di India yang dijuluki sebagai Redmi Note 11SE. Smartphone ini menjadi ponsel kelas menengah baru yang hadir di jajaran Redmi Note series.

Seperti merek smartphone lainnya, kini Xiaomi disebut-sebut akan menghilangkan adapter atau kepala charger dari seri Redmi Note-nya.

Langkah meniadakan adapter atau kepala charger dimulai oleh Apple saat memperkenalkan iPhone 11 series-nya. Menurut Apple, langkah tersebut dilakukan untuk mengurangi limbah elektronik dan mendukung keberlanjutan lingkungan.

Langkah ini mendapat banyak kritik dari pengguna. Vendor smartphone lain seperti Samsung sempat mengejek keputusan tersebut, namun belakangan justru mengambil keputusan serupa.

Sejauh ini, smartphone kelas menengah bebas dari pilihan kontroversial ini, namun Samsung mulai dengan Galaxy A series-nya menghilangkan adapter atau kepala charger. Kini, langkah serupa diikuti oleh Redmi Note series milik Xiaomi.

Redmi Note 11SE kabarnya tidak akan dibekali dengan charger di India. Perangkat ini akan menjadi Redmi Note pertama yang tidak dibekali adapter, jika kabar di atas benar adanya.

 


Bawa Keuntungan Lebih Banyak

Redmi Note 11
Perbesar
Desain Redmi Note 11 yang baru saja diperkenalkan di Indonesia. (Liputan6.com/Agustinus M. Damar)

Mengutip Gizchina (26/8/2022), tidak memasukkan pengisi daya tentu akan menjadi lebih masuk akal pada smartphone kelas menengah dan bawah. Apalagi, langkah ini terus dianggap sebagai upaya yang lebih ramah lingkungan, sekaligus menekan biaya produksi.

Gizchina menyebut, meniadakan adapter atau kepala charger pada smartphone kelas menengah dinilai akan membawa keuntungan lebih bagi vendor dibandingkan pada smartphone flagship atau premium.

Pasalnya, perangkat premium menghasilkan lebih sedikit keuntungan ketimbang smartphone kelas menengah.

Kini, langkah menghilangkan kepala charger meluas ke kategori smartphone kelas menengah dan seri Redmi Note jadi yang pertama dari jajaran smartphone Xiaomi.

Sejauh ini belum diketahui apakah seri Xiaomi Redmi Note 12 akan membawa charger di kotak atau tidak. Perusahaan mungkin masih melakukan pengujian "penerimaan" pasar dengan keputusannya di Redmi Note 11SE.

Jika terjual dengan baik, tidak ada alasan bagi perusahaan untuk tidak memperluas keputusan ini ke perangkat lain. Apalagi di tengah inflasi global dan kekurangan komponen, perusahaan mungkin memiliki cukup alasan untuk melakukannya.

(Dio/Ysl)

Infografis Sampah Kemasan Produk Kecantikan
Perbesar
Infografis Sampah Kemasan Produk Kecantikan. (Liputan6.com/Abdillah)
Lanjutkan Membaca ↓

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya