Vidio Jalin Kerja Sama Strategis dengan MyRepublic dan Smartfren

Oleh Agustinus Mario Damar pada 07 Jul 2022, 13:26 WIB
Diperbarui 07 Jul 2022, 13:26 WIB
CEO MyRepublic Timotius Sulaiman, Direktur Utama PT Smartfren Telecom Merza Fachys dan CEO Vidio Sutanto Hartono
Perbesar
CEO MyRepublic, Timotius Sulaiman; Direktur Utama PT Smartfren Telecom, Merza Fachys; dan CEO Vidio, Sutanto Hartono (ki-ka). (Liputan6.com/ Agustinus Mario Damar)

Liputan6.com, Jakarta - Vidio mengumumkan kerja sama strategis dengan penyedia layanan internet MyRepublic dan Smartfren. Kerja sama strategis itu ditunjukkan lewat penandatangan nota kesepahaman yang dilakukan dua perusahaan.

Hadir sebagai wakil dari Vidio adalah CEO Vidio, Sutanto Hartono. Sementara dari pihak MyRepublic ada CEO MyRepublic, Timotius Sulaiman, serta Direktur Utama Smartfren, Merza Fachys.

"Kami melihat momentum baru dengan eratnya kerja sama strategis ini, kami memiliki dua partner baru, yakni MyRepublic dan Smartfren. Ini merupakan suatu milestone untuk bisa menjangkau lebih banyak konsumen," tutur Sutanto saat penandatangan nota kesepahaman di Jakarta, Kamis (7/7/2022).

Menurut Sutanto, pertumbuhan layanan OTT saat ini sangat cepat. Untuk itu, ia menuturkan, kehadiran platform yang menawarkan berbagai konten bagi masyarakat menjadi hal yang sangat penting.

Dalam kesempatan itu, ia juga menyorot konsumsi masyarakat Indonesia terhadap tayangan TV yang kini sudah hadir di layanan internet masih tetap tinggi. Sebagai informasi, Vidio memang menghadirkan sejumlah kanal TV baik lokal maupun internasional, sehingga bisa diakses secara streaming oleh para pengguna.

Perlu diketahui, kerja sama strategis ini juga merupakan kelanjutan dari investasi yang dilakukan dari Grup Sinarmas, yakni PT Dian Swastika Sentosa Tbk (DSSA) melalui entitas anaknya, PT DSST Mas Gemilang (DSST) yang diumumkan pada Juni 2022.

Ketika itu, Vidio mendapatkan suntikan dana sebesar USD 45 juta atau sekitar Rp 633 miliar dari beberapa mitra strategis. Selain Grup Sinarmas, investor lain yang juga berinvestasi adalah Grab LA Pte Ltd, entitas anak Grab Holdings dan PT Ekonomi Baru Investasi Teknologi, entitas anak klub sepak bola Bali United.

Senada dengan Sutanto, CEO MyRepublic. Timotius Sulaiman menuturkan, kerja sama dengan Vidio ini menjadi salah satu hal yang baik untuk mendapatkan pelanggan baru. Sebab, banyak pelanggan yang kini membutuhkan hiburan dari platform OTT dan Vidio menjadi leading platform dengan penawarkan konten yang lengkap.

"Lewat kerja sama ini, kami juga ingin mengukuhkan MyRepublic, sebagai produk yang reliable, affordable, serta preferrable," tutur Timotius menjelaskan. Ia pun berharapa kolaborasi strategis ini dapat menciptkan sinergi dan berdampak baik bagi kedua belah pihak.

Di sisi lain, Direktur Utama PT Smartfren Telecom, Merza Fachys mengatakan, momentum kerja sama ini akan terus selalu dikembangkan sebagai continous improvement agar bisa memberikan layanan sesuai kebutuhan pelanggan.

"Ini adalah masa peralihan, karena peluangnya masih besar sehingga kami berusaha tangkap. Jadi, siapa pun yang ingin menonton konten dari Vidio akan mendapatkan pengalaman yang paling nikmat lewat layanan Smartfren," ujarnya.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Vidio Dapat Suntikan Dana Rp 663 Miliar

Nonton TV di Vidio (Sumber: Dok, Vidio)

Di sisi lain, Vidio, platform lokal Over The Top (OTT) di Indonesia miliki PT Surya Citra Media Tbk (SCMA), yang merupakan bagian dari PT Elang Mahkota Teknologi Tbk. (EMTK), mendapat suntikan dana sebesar USD 45 juta atau Rp 663 miliar dari beberapa mitra strategis.

Adapun investasi terbesar datang dari Grup Sinarmas, PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) melalui entitas anaknya, PT DSST Mas Gemilang (DSST).

Investor lain yang berinvestasi, antara lain Grab LA Pte Ltd (Grab), entitas anak Grab Holdings Limited yang mengoperasikan platform superapp terkemuka di Asia Tenggara.

Selain itu, ada juga PT Ekonomi Baru Investasi Teknologi (EBIT), entitas anak klub sepak bola Bali United yang ikut berinvestasi.

Untuk mengembangkan layanan, Vidio berkolaborasi dengan beberapa mitra strategisnya di berbagai platform, seperti Smartfren dan MyRepublic.

Kolaborasi ini dimaksudkan untuk mengembangkan penawaran layanan saling menguntungkan antara Vidio dan para mitra investor.

Grup Emtek juga dapat memanfaatkan kerja sama strategis dengan DSST, Grab, dan juga EBIT untuk terus mendorong pertumbuhan Vidio dan memperkuat posisinya sebagai OTT terkemuka di Indonesia.


Komitmen Tambah Konten Premium Terbaik

Ilustrasi aplikasi Vidio. (Foto: Vidio)

Pendanaan ini merupakan tambahan bagi Vidio, setelah sebelumnya pada bulan Oktober 2021, mendapatkan investasi sebesar USD 150 juta dari Affinity Equity Partners (Affinity), salah satu perusahaan ekuitas swasta terbesar di Asia.

“Kami merasa terhormat dengan kepercayaan dan dukungan yang diberikan kepada Vidio melalui pendanaan ini," kata Sutanto Hartono, CEO Vidio, dalam keterangan resminya, Selasa (14/6/2022).

Dia juga mengatakan, "Dengan dana baru, kami akan meningkatkan komitmen kepada pengguna dengan terus menambah konten-konten premium terbaik, serta meningkatkan fitur dan kualitas platform agar menjadi platform lokal paling handal dan paling banyak ditonton di Indonesia."

"Selain penayangan Liga Inggris di bulan Agustus dan Piala Dunia di bulan November secara eksklusif, kami juga akan lebih agresif lagi merilis local original series dan Vidio Sinetron berkualitas untuk menghibur penontonstreaming di Indonesia.”


Sambut Baik Kolaborasi dan Pendanaan Baru

Vidio, aplikasi OTT lokal yang menyediakan layanan streaming tv dan radio online. (Dok. Vidio)

Lebih lanjut, Daniel Cahya, Direktur DSSA, melihat investasi ini sebagai gerbang awal kolaborasi yang berkesinambungan antara Grup Sinarmas dan Grup Emtek.

"Kami percaya kerja sama ini merupakan langkah positif bagi Grup Sinarmas, termasuk Smartfren (data selular), MyRepublic (FTTH), dan investasi digital DSST lainnya, dengan Vidio sebagai content provider," katanya.

Kolaborasi ini diharapkan akan membawa nilai tambah, dan Grup Sinarmas berkomitmen penuh untuk membangun ekosistem digital yang terintegrasi.

"Kami menyambut baik strategic partnership dengan Vidio,” ujar Daniel.

Sementara itu, Neneng Goenadi, Country Managing Director Grab Indonesia mengatakan, “Grab dan Emtek Group memiliki visi selaras bahwa masa depan era digital Indonesia yang cerah harus dapat dinikmati seluruh lapisan masyarakat."

OTT sebagai kategori telah mengalami perkembangan pesat di Tanah Air terutama sejak pandemi, dan tren pergeseran fokus industri hiburan dari linear channel ke OTT dan streaming akan terus berlanjut dalam beberapa tahun ke depan.

"Kami senang dapat mempererat kerja sama strategis yang telah terjalin dengan Emtek Group melalui investasi di Vidio," ucap Neneng Goenadi.

(Dam/Ysl)

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya