Instagram Uji Coba Verifikasi Umur Pengguna Lewat Video Selfie

Oleh Agustinus Mario Damar pada 25 Jun 2022, 12:00 WIB
Diperbarui 25 Jun 2022, 12:00 WIB
Ilustrasi instagram, kata-kata
Perbesar
Ilustrasi instagram, kata-kata. (Photo by NeONBRAND on Unsplash)

Liputan6.com, Jakarta - Instagram mengumumkan tengah menguji coba cara baru untuk melakukan verifikasi umur para penggunanya. Namun untuk sekarang, uji coba ini baru dilakukan bagi pengguna di Amerika Serikat.

Dikutip dari GSM Arena, Sabtu (25/6/2022), cara pertama yang tengah diuji coba Instagram adalah melalui video selfie. Sesuai namanya, pengguna akan diminta mengambil video diri untuk melakukan konfirmasi usia.

Video tersebut lantas dianalisis oleh perusahaan rekanan Meta, yakni Yoti yang ahli di bidang pengenalan usia. Dari situ, Yoti akan memperkirakan usia pengguna berdasarkan tampilan wajah yang dikirimkan.

Setelah video tersebut diambil, Meta memastikan akan langsung menghapusnya dan hasil dapat langsung diketahui dalam waktu sekitar 20 menit. Cara ini memang terbilang memudahkan, mengingat verifikasi dengan kartu identitas kadang membutuhkan waktu hingga dua hari.

Cara lain yang tengah diuji coba juga adalah jaminan sosial. Lewat cara ini, pengguna Instagram akan mengajukan tiga orang follower yang bisa mengonfirmasi usia dia sebenarnya.

Syarat seseorang penjamin adalah berusia di atas 18 tahun dan tidak sedang melakukan penjaminan ke orang lain di saat yang sama. Para penjamin juga perlu menanggapi permintaan ini dalam waktu tiga hari.

Sebagai informasi, alasan Instagram melakukan verifikasi umur dilakukan karena dua alasan. Pertama, pengguna memang diwajibkan telah berusia 13 tahun ke atas, dan bahkan di beberapa negara minimal pengguna harus berusia lebih tua untuk bisa memiliki akun di aplikasi Instagram.

Selain itu, perusahaan juga bisa menghadirkan pengalaman yang lebih baik pengguna. Sebagai contoh, pengguna dengan usia antara 13 hingga 17 tahun akan diatur privat secara bawaan dan kontak dengan orang dewasa yang tidak dikenal akan dibatasi.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Stories Sempat Eror, Instagram Rilis Pembaruan untuk Atasi Bug

Instagram
Perbesar
Fitur Polling hadir di Instagram Stories. (Foto: Blog Instagram)

Sebelumnya, beberapa pengguna Instagram yang menggunakan iPhone mengeluh ketika mereka mencoba melihat Instagram Stories baru yang di-posting oleh sesama pengguna, mereka malah kembali mendapatkan Stories yang sudah mereka lihat.

Perusahaan kemudian mengakui bug tersebut, dan tak lama setelah itu merilis pembaruan untuk aplikasi iOS guna memperbaiki masalah tersebut.

Di toko aplikasi Apple (App Store), Instagram mengatakan pembaruan, terdaftar sebagai Versi 239.1 yang berisi perbaikan bug dan peningkatan kinerja.

Dilansir CNET, Kamis (16/6/2022), laporan tentang Stories eror tampaknya dimulai sejak Senin (14/6/2022), di mana banyak pengguna Instagram di iPhone mengeluh tentang bug tersebut.

Christine Pai, juru bicara Meta yang mewakili Instagram, mengatakan kepada CNET melalui email bahwa perusahaan menyadari bahwa banyak pengguna mengalami kesulitan mengakses Instagram Stories.

"Kami menyelesaikan masalah ini secepat mungkin untuk semua orang yang terkena dampak dan kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini," kata Pai.

Bug tersebut diketahui muncul sehari sebelum Head of Instagram, Adam Mosseri, mengumumkan tool baru untuk membantu orangtua memandu penggunaan remaja.

Antara lain termasuk memperluas notifikasi "take a break" dan menambahkan fitur "nudge" yang mendorong pengguna muda untuk melihat jenis konten lain, jika mereka menghabiskan terlalu banyak waktu untuk posting dengan tema tertentu di halaman "Explore" Instagram.


Pengguna Instagram Kini Bisa Pin Postingan di Profil

Fitur pin di Instagram
Perbesar
Fitur baru di Instagram, pengguna bisa pin foto atau Reels di profil IG. (Doc: Instagram)

Selain itu, Instagram baru saja mengulirkan update yang memungkinkan penggunanya untuk menyematkan atau mem-pin 3 postingan atau Reels di profile mereka.

Sama seperti di TikTok dan Twitter, postingan yang sudah di pin ini akan terus tampil di bagian atas grid Instagram pengguna.

“Profil Anda adalah tempat Anda, jadi kami mencari lebih banyak cara untuk memberi Anda kendali atas pengalaman itu,” kata Instagram head, Adam Mosseri.

Cara untuk menggunakan fitur baru Instagram ini terbilang sangat mudah, kamu hanya perlu memilih foto atau Reels yang diingkan dan klik tiga titik di kanan atas.

Nanti akan muncul jendela baru dengan pilihan "Pin to your profile", dan langsung klik. Cara lain yang bisa kamu pakai adalah dengan tap dan tahan foto yang diinginkan, nanti akan muncul opsi "Pin to profile".

Perlu diketahui, saat ini pengguna hanya dapat menyematkan 3 postingan atau Reel di grid Instagram profile mereka.

Informasi, Instagram sudah diketahui sedang uji coba fitur pin postingan dan Reels ini sejak akhir April 2022.

Adapun fitur pin ini awalnya ditemukan oleh spesialis rekayasa balik, Allesandro Paluzzi, yang melihat kemampuan pin tersebut di dalam kode Instagram pada Januari. 


Pembaruan di Reels

Reels
Perbesar
Layanan mirip TikTok milik Instagram, Reels, diuji coba di India usai pemblokiran TikTok (Foto: Instagram)

Pembaruan yang dihadirkan Instagram kali ini terbilang beragam, mulai dari menambah durasi video Reels hingga deretan tool tambahan untuk membuat konten. Untuk mengetahui apa saja pembaruan yang rilis di Reels, simak daftarnya berikut ini.

Perpanjangan Durasi Video Reels

Kini, durasi video yang diunggah di Reels bisa mencapai 90 detik, dari sebelumnya 60 detik. Menurut Instagram, hal ini dilakukan untuk memberikan wadah bagi para kreator mengekspresikan kreativitasnya dan menginspirasi audiens mereka dengan lebih leluasa.

Impor Audio dan Efek Suara

Saat ini, kreator juga bisa mengimpor audio kreasi mereka untuk dipakai di konten Reels mereka. Instagram juga menghadirkan beragam efek suara, seperti bunyi klakson, suara jangkrik, dentuman drum, dan masih banyak lagi.

Template

Dalam beberapa Instagram Reels, kreator atau pengguna akan melihat opsi 'Gunakan Sebagai Template'. Fungsi fitur Template ini memudahkan pengguna membuat konten yang menginspirasi mereka dengan lebih mudah dan cepat.

Stiker Interaktif

Deretan stiker interaktif yang selama ini biasa digunakan di Stories, seperti Emoji Slider, Poll, dan Quiz sekarang bisa dipakai di Reels. Selain di Instagram, Meta juga meluncurkan beberapa pembaruan untuk Reels di Facebook. 

(Dam/Tin)

Infografis Facebook, Instagram & WhatsApp Tumbang
Perbesar
Infografis Facebook, Instagram & WhatsApp Tumbang. (Liputan6.com/Triyasni)
Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya