Game Gagal Dimainkan Padahal Sudah Beli? Ini Cara Mengajukan Refund di Steam

Oleh Giovani Dio Prasasti pada 23 Jun 2022, 17:00 WIB
Diperbarui 23 Jun 2022, 17:00 WIB
Logo Steam
Perbesar
27 Juta Gamer Login ke Steam di Waktu Bersamaan. (Doc: Steam)

Liputan6.com, Jakarta - Saat ini, gamers sudah dapat mengakses dan membeli game-game secara legal, melalui toko aplikasi populer secara daring. Sebut saja dua toko yang paling terkenal adalah Epic Games Store dan Steam.

Baik Steam maupun Epic Games Store, sama-sama sudah dapat diakses oleh para gamers di Indonesia. Keduanya juga sudah menawarkan berbagai layanan agar konsumennya lebih mudah melakukan pembayaran.

Pengguna dapat memilih berbagai metode pembayaran yang ditawarkan mulai dari kartu kredit, dompet digital, maupun dengan Steam Wallet, tentunya dengan mata uang Rupiah.

Steam sendiri merupakan sebuah layanan distribusi video game secara digital yang dimiliki oleh Valve. Tidak hanya game, mereka juga menyediakan berbagai aplikasi atau software yang mendukung kebutuhan gaming.

Apabila kamu sudah membeli sebuah game namun tak bisa dimainkan dengan alasan apa pun, Steam juga menyediakan mekanisme pengembalian dana alias refund.

Beberapa alasan yang paling banyak menjadi penyebab sebuah game tidak bisa dimainkan mulai dari crash, banyak bug di dalam permainan, atau perangkat PC yang terlalu "kentang" dan tidak cocok dengan syarat permainan.

Kali ini, Tekno Liputan6.com akan memberikan kamu bagaimana cara untuk mengajukan refund atau pengembalian dana, apabila kamu tidak dapat memainkan sebuah game di Steam.

Buat kamu para gamers mungkin sudah tidak asing dengan cara ini. Namun, bagi kamu yang jarang atau baru dalam menggunakan Steam, tips ini cara melakukan refund di Steam ini mungkin berguna.

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Cara Mengajukan Refund di Steam

Elden Ring
Perbesar
Elden Ring puncaki daftar wishlist di Steam. (Doc: From Software)

Sebelum mengajukan refund di Steam, ada dua syarat utama pengembalian dana yang diberikan oleh Valve.

Pertama, kamu dapat mengajukan pengembalian dana untuk setiap judul dalam waktu 14 hari setelah pembelian. Kedua, game tersebut baru dimainkan kurang dari dua jam.

Namun, Valve juga mencatat, meskipun kamu berada di luar kedua syarat tersebut, kamu tetap bisa mengajukan permintaan refund, dan perusahaan akan memeriksanya.

  1. Untuk mengajukan refund, kamu dapat masuk ke laman help.steampowered.com menggunakan akun Steam milikmu. Lalu klik "Purchases."
  2. Cari pembelian yang ingin kamu ajukan pengembalian Jika pembelian tidak di daftar, itu sudah luar syarat pengembalian dana dan tidak memenuhi syarat refund.
  3. Pilih masalah yang dialami dengan produk. Di sini, kamu bisa memilih alasan kenapa produk tersebut ingin dikembalikan.
  4. Kemudian pilih "I'd like to request a refund."
  5. Isi lalu submit formulir pengajuan. Kamu dapat memilih ke mana danamu akan dikembalikan, misalnya ke Steam Wallet atau metode pembayaran asli, dengan opsi yang tersedia.
  6. Nantinya, kamu akan menerima email konfirmasi bahwa pengajuan berhasil dikirimkan.

Meski cukup mudah untuk mengajukan refund di Steam, ada baiknya sebelum membeli sebuah game, pastikan perangkat PC-mu sanggup atau cocok untuk menjalankan permainan tersebut terlebih dahulu. 


Steam Catatkan 132 Juta Pengguna Aktif Bulanan pada 2021

Apex Legends
Perbesar
Apex Legends. (Doc: Digital Trends)

Beberapa waktu lalu, Steam mengungkapkan bahwa di tahun 2021, total jumlah jam yang dihabiskan gamer di Steam meningkat nyaris 38 miliar jam di tahun 2021. Angka ini 21 persen dari tahun 2020.

Dikutip dari The Gamer, Steam melaporkan bahwa di 2021, ada 132 juta pengguna aktif bulanan dan 69 juta pengguna harian.

Secara rata-rata, menurut catatan Steam, ini berarti ada 2,6 juta pembeli pertama di platform itu setiap bulannya, selama 2021, atau 31,2 juta pembelian dalam setahun.

Menurut Steam, angka itu "kira-kira sama dengan tingkat pertumbuhan pembeli baru yang kita lihat pada tahun 2020 saat pandemi global berlangsung."

Patut dicatat, Valve menyebut mereka sebagai "pembeli pertama kali" mengingat beberapa pengguna Steam memiliki lebih dari satu akun.

 


Rekor di Steam

Counter-Strike
Perbesar
Selama Steam Summer Sale, Gamer tidak bisa hadiahkan CS:GO ke gamer lainnya. (CriticalReviews)

Di tahun 2021 juga, Steam memecahkan rekor pengguna secara bersamaan dengan 27,4 juta pemain, meski rekor itu telah lama dipecahkan beberapa kali.

"Keberhasilan Steam berkelanjutan pada akhirnya didorong oleh dua faktor: game yang tersedia untuk pemain, dan kualitas pengalaman dimiliki pemain dengan game-game itu," tulis Valve.

Perusahaan juga mengatakan, lebih dari sepertiga rilis teratas mereka di 2021, berasal dari developer yang mengirimkan untuk Steam pertama kalinya, dengan pengembang mulai dari Kosta Rika hingga Estonia.

Developer asal Tiongkok juga tercatat meningkat 300 persen dalam pertumbuhan penjualan ke pasar non-Tiongkok di Steam.

(Dio/Isk)

Infografis Bisnis Game di Indonesia (Liputan6.com/Deisy Rika)
Perbesar
Infografis Bisnis Game di Indonesia (Liputan6.com/Deisy Rika)
Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya