OS Android Apa yang Paling Banyak Dipakai di Seluruh Dunia?

Oleh Agustin Setyo Wardani pada 23 Mei 2022, 10:00 WIB
Diperbarui 23 Mei 2022, 10:00 WIB
Ilustrasi Android, Robot Android
Perbesar
Ilustrasi Android, Robot Android. Kredit: Google

Liputan6.com, Jakarta - Pada sesi Android Studio, Google memperbarui statistik berbagai versi sistem operasinya. Sebelumnya, perusahaan melaporkan tiap bulan mengenai segmentasi Android di pasaran namun praktik tersebut dihentikan. Google memilih untuk mempublikasikan statistik Android tiap enam bulan sekali.

Terakhir, per 9 Mei 2022, perangkat yang menjalankan Android 11 dan yang lebih baru, menjadi bagian terbesar dari statistik Android.

Di mana, perangkat yang menjalankan Android 11 dan Android yang lebih baru mencakup 28,3 persen, naik dari 24,2 persen dari enam bulan sebelumnya.

Sementara, statistik perangkat yang masih menjalankan Android 10 turun menjadi 23,9 persen dari sebelumnya 26,5 persen pada November lalu.

Mengutip Gizchina, Senin (23/5/2022), jumlah perangkat yang menjalankan Android 9 mencapai 16,2 persen dari total perangkat Android.

Sementara, populasi Android 8 atau Oreo mencakup 11,6 persen dari total jumlah perangkat Android. Lalu, Android 7 atau Nougat memiliki 5 persen dari total perangkat Android yang aktif.

Kemudian, populasi sistem operasi Android 6 atau Marshmallow mencakup 3,9 persen dari keseluruhan Android yang aktif.

Model Android lawas lain yang juga masih dijalankan oleh perangkat adalah Android 5 atau Lollipop sebesar 3 persen, Android 4.4 atau KitKat sebesar 1 persen, dan Android 4.3 atau Jelly Bean sebesar 0,4 persen dari keseluruhan perangkat Android aktif.

Di antara versi-versi Android di atas, belum ada statistik mengenai Android 12. Hal ini memperlihatkan bahwa pangsa perangkat Android 12 belum masuk ke hitungan.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Update Android 13

Android 13
Perbesar
Android 13 (Foto: Android Police)

Bicara mengenai Android, belum lama ini Google merilis versi Beta pertama dari Android 13. Sistem operasi terbaru ini akan mengoptimisasi proteksi privasi, meningkatkan tema Material You dengan dukungan untuk lebih banyak aplikasi, pengelolaan baru untuk fitur keamanan, dan kemampuan untuk mengubah bahasa antarmuka untuk aplikasi individual.

Google juga mengklarifikasi, ada banyak fitur baru yang tersedia di beta kedua android 13 yang kini tidak hanya tersedia di Google Pixel tetapi di berbagai perangkat dari produsen lainnya.

Untuk melindungi data pengguna di Android 13, Google membatasi upaya bekerja dengan Clipboard. Ketika salah satu aplikasi mendapatkan akses ke Clipboard, perangkat akan menampilkan notifikasi kepada pengguna.

Tidak lama kemudian, riwayat penggunaan Clipboard akan dihapus dan aplikasi bakal kehilangan kemampuan untuk menyalin informasi. Jadi, fungsi ini memungkinkan data pengguna lebih terlindungi.

Sementara pada aplikasi Pesan (Messages) perubahan yang diterapkan terkait dukungan untuk standar RCS, yang merupakan penerus dari protokol SMS dan MMS yang sudah usang.

 


Dukungan Enkripsi End-to-End untuk Perpesanan Group

Ilustrasi Smartphone Android.
Perbesar
Ilustrasi Smartphone Android. Liputan6.com/Mochamad Wahyu Hidayat

Selain itu ada pula dukungan untuk enkripsi end-to-end akan muncul di obrolan grup, sebelumnya enkripsi end-to-end hanya tersedia di perpesanan antarpribadi.

Aplikasi Setting juga akan memiliki menu baru bernama "Keamanan dan Privasi" atau 'Security and Privacy'.

Menu ini mencakup semua fitur keamanan, perlindungan aplikasi, kunci layar, pemeriksaan keamanan Google, pengaturan Find My Device, serta komentar dan saran untuk meningkatkan keamanan perangkat.

Daftar Smartphone yang Bisa Update ke Android 13 Beta 1

Pada acara konferensi pengembang tahunan Google I/O, daftar smartphone yang bisa merasakan update Android 13 beta publik bertambah.

Di antara daftar yang baru, ada Xiaomi 12 dan Xiaomi 12 Pro. Begitu juga dengan OnePlus 10 dan Oppo Find X5 Pro dan dua tablet dari Lenovo dan Xiaomi.

Versi beta publik dari Android 13 telah tersedia sejak 24 April 2022. Hanya segelintir orang yang memiliki hak istimewa untuk menginstalnya di smartphone, hingga saat ini.


Perangkat yang Bisa Update ke Android 13 Beta 1

Oppo Find X5 Pro terima update Android 13 Beta 1
Perbesar
Oppo Find X5 Pro terima update Android 13 Beta 1. (Foto: Oppo).

Nah nantinya para penguji beta ini akan bergabung dengan panel pengguna yang lebih luas. Pasalnya, beberapa produsen smartphone memanfaatkan konferensi Google I/O untuk mengumumkan masuknya smartphone mereka ke daftar kelayanan menjajal Android 13 versi beta publik.

Dengan begitu, beberapa perangkat, mulai dari smartphone Xiaomi hingga Oppo kini bisa menguji berbagai fitur baru di Android 13 dalam bentuk pratinjau.

Berikut ini daftar smartphone yang bisa mulai menginstal Android 13 versi beta publik:

- Asus ZenFone 8

- OnePlus 10 Pro

- Oppo Find N

- Oppo Find X5 Pro

- Realme GT 2 Pro

- Sharp Aquos Sense6

- Tecno Camon 19 Pro 5G

- Vivo X80 Pro

- Xiaomi 12 Pro

- Xiaomi 12

- ZTE Axon 40 Ultra

- Tablet Lenovo P12 Pro

- Xiaomi Mi Pad 5

Perlu diingat, Nokia juga mengumumkan bahwa smartphone-nya bisa diinstal Android 13 beta public, namun tidak secara rinci mengungkap smartphone mana yang dimaksud.

Sebagai informasi, perangkat-perangkat di atas akan memiliki akses ke beta pertam Android 13, di saat yang sama, smartphone non Pixel biasanya harus menunggu hingga kehadiran beta kedua untuk bisa mencicipi Android 13.

(Tin/Isk)

Infografis Era Teknologi 5G di Indonesia
Perbesar
Infografis Era Teknologi 5G di Indonesia (Liputan6.com/Triyasni)
Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya