Epic Games Store Tebar Diskon Game PC hingga 75 Persen, Borderlands 3 Tersedia Gratis

Oleh Agustinus Mario Damar pada 20 Mei 2022, 16:10 WIB
Diperbarui 20 Mei 2022, 16:10 WIB
Logo Epic Games Store
Perbesar
Logo Epic Games Store. Kredit: Epic Games

Liputan6.com, Jakarta - Epic Games Store kembali menggelar program diskon atau Mega Sale. Kali ini, program tersebut digelar dari 19 Mei hingga 16 Juni 2022.

Mengutip informasi dari situs resminya, Jumat (20/5/2022), diskon yang diberikan Epic Games dalam program ini mencapai 75 persen. Ada sekitar 700 judul game yang ditawarkan dalam program ini.

Beberapa game lawas, seperti Assassin’s Creed 2 dan Batman Arkham Knight yang dibanderol hingga 50 persen. Sementara sejumlah game anyar seperti Tiny Tina's Wonderlands dan Ghostwire: Tokyo diberi diskon minimal 20 persen.

Selain deretan judul game yang didiskon, Epic Games juga menawarkan game gratis selama program ini. Ada empat game gratis yang dibagikan setiap pekannya.

Untuk pekan pertama, game yang akan dibagikan gratis adalah Borderlands 3 yang dapat diklaim mulai sekarang hingga 26 Mei 2022 mendatang. Sementara judul game selanjutnya dapat dilihat melalui Epic Games Store Vault.

Perlu diketahui, game yang sudah diklaim nantinya akan terus ada di akun Epic Games Store selamanya. Karenanya, kamu bisa mengunduh dan memainkannya kapan saja.

Sebagai informasi, Borderlands 3 merupakan yang rilis di PlayStation 4, Xbox One, maupun Windows PC pada 2019. Sejak dirilis pula, pengembang telah merilis sejumlah DLC yang berisi area, senjata, serta cerita baru dalam game.

Namun, dalam penawaran game gratis ini, Epic Games hanya menghadirkan versi dasar Borderlands 3. Untuk itu, konten tambahan termasuk DLC bisa dibeli secara terpisah.

Mengenai informasi game yang mendapatkan diskon menarik dalam program ini, berikut Tekno Liputan6.com himpun beberapa game PC rekomendasi :

  • Among Us - Rp 21.599
  • Assassin's Creed Origins - Rp 92.850
  • Batman Arkham Knight - Rp 26.000
  • Borderlands: The Handsome Collection - Rp 140.750
  • Cities: Skylines - Rp 49.999Control - Rp 233.400
  • Death Stranding Director’s Cut - Rp 431.999
  • Far Cry 4 - Rp 92.700
  • Final Fantasy 7 Remake Intergrade - Rp 730.590
  • Horizon Zero Dawn Complete Edition - Rp 364.500
  • Red Dead Redemption 2 - Rp 320.000
  • Star Wars Jedi: Fallen Order - Rp 140.500
  • The Division 2 - Rp 46.350
  • TowerFall Ascension - Rp 23.500

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Lego dan Epic Games Sepakat Kerja Bareng Bikin Metaverse untuk Anak

Fortnite
Perbesar
Fortnite. (Doc: Epic Games)

Sebelumnya, Lego Group dan Epic Games mengumumkan kerja sama mereka untuk menciptakan metaverse untuk anak dan keluarga, yang dinilai aman.

Melalui kemitraan ini, keduanya akan bekerja sama membangun pengalaman digital yang imersif, menginspirasi secara kreatif, dan menarik untuk dinikmati oleh anak-anak dari segala usia.

"Anak-anak menikmati bermain di dunia digital dan fisik dan bergerak dengan mulus di antara keduanya," kata Niels B Christiansen, CEO The Lego Group dalam keterangan resmi di laman Epic Games, dikutip Jumat (8/4/2022).

Menurut Christiansen, Lego dan Epic Games percaya ada potensi besar bagi anak untuk mengembangkan keterampilan bagi seumur hidupnya, seperti kreativitas, kolaborasi, dan komunikasi melalui pengalaman digital.

Namun, kata Christiansen, mereka memiliki tanggung jawab untuk membuatnya aman, menginspirasi, dan bermanfaat bagi semua.

"Sama seperti kami telah melindungi hak anak-anak atas permainan fisik yang aman selama beberapa generasi, kami berkomitmen untuk melakukan hal yang sama untuk permainan digital," kata Christiansen. 


Bangun Ruang di Metaverse untuk Anak

Rayakan 10 Tahun Mengisi Kesenangan Banyak Anak, LEGO Friends Akan Rilis Jajaran Produk Baru Tahun Ini
Perbesar
LEGO Friends merayakan 10 tahunnya membangun persahabatan dan calon creator. (dok/LEGO Group)

Baik Epic dan Lego juga sepakat, pengalaman digital yang ramah keluarga akan memberikan anak-anak akses ke alat yang memberdayakan mereka untuk menjadi kreator yang penuh percaya diri.

Selain itu, akses ini juga bisa memberikan mereka peluang bermain dengan pengalaman yang luar biasa di ruang yang aman dan positif.

"Grup Lego telah memikat imajinasi anak-anak dan orang dewasa melalui permainan kreatif selama hampir satu abad," ujar Tim Sweeney, CEO dan pendiri dari Epic Games.

"Kami bersemangat untuk berkumpul bersama demi membangun ruang di metaverse yang menyenangkan, menghibur, dan dibuat untuk anak-anak dan keluarga," imbuhnya.

Kedua perusahaan mengatakan, metaverse telah berevolusi dan membentuk ulang cara orang bertemu, bermain, bekerja, belajar, dan berinteraksi di dunia virtual.

Lego dan Epic pun menyatakan bakal menggabungkan pengalaman mereka untuk memastikan bahwa iterasi internet di kemudian hari, dirancang dari awal dengan mempertimbangkan kesejahteraan anak-anak. 


Tiga Prinsip

Rayakan 10 Tahun Mengisi Kesenangan Banyak Anak, LEGO Friends Akan Rilis Jajaran Produk Baru Tahun Ini
Perbesar
LEGO Friends merayakan 10 tahunnya membangun persahabatan dan calon creator. (dok/LEGO Group)

Dalam keterangannya, Epic mengungkapkan bahwa mereka telah mengakuisisi SuperAwesome pada tahun 2020, sebagai wujud komitmen memungkinkan pengembang menciptakan pengalaman online yang sesuai dengan usia.

SuperAwesome merupakan perusahaan yang telah mempelopori teknologi, yang dirancang untuk memberikan keterlibatan digital yang aman pada anak di bawah usia 16 tahun.

Sementara itu, Lego Group juga dianggap telah menginspirasi generasi anak-anak selama 90 tahun, melalui permainan Lego Brick, yang hingga saat ini masih menjadi inti bisnisnya.

Dalam kerja sama ini, Lego dan Epic telah bersepakat soal tiga prinsip, yang akan memastikan ruang digital yang mereka kembangkan, memberikan peluang bermain yang menarik dengan aman.

Prinsip pertama adalah melindungi hak anak untuk bermain, dengan mengutamakan keselamatan dan kesejahteraan. Lalu yang kedua, adalah menjaga privasi anak denga mengutamakan kepentingan terbaik mereka.

Prinsip ketiga atau terakhir, adalah memberdayakan anak-anak dan orang dewasa, dengan alat yang memberikan mereka kendali atas pengalaman digital mereka. 

(Dam/Ysl)

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya