Sambut Hari Kartini, Ini 4 Tips dari Instagram untuk Pengusaha Perempuan Kembangkan Bisnis Lewat Reels

Oleh Agustinus Mario Damar pada 21 Apr 2022, 18:00 WIB
Diperbarui 21 Apr 2022, 18:00 WIB
Reels
Perbesar
Ilustrasi Instagram Reels. 

Liputan6.com, Jakarta - Instagram mengajak para pengusaha perempuan Indonesia untuk terus mengembangkan bisnisnya melalui fitur yang ada di aplikasinya, termasuk Reels.

Ajakan ini merupakan bentuk semangat Instagram merayakan Hari Kartini, mengingat saat ini banyak peluang besar terbuka untuk para perempuan, termasuk menjalankan bisnis.

Menurut Kepala Komunikasi Instagram Asia Tenggara, Putri Silalahi, Instagram terus mengembangkan beragam fitur, termasuk Reels untuk membantu pelaku bisnis memasarkan produk serta jasanya secara lebih efektif.

"Sejak diluncurkan, Reels telah menjadi favorit masyarakat Indonesia dan menjadi pilihan bagi pelaku bisnis untuk meningkatkan performa bisnis dan menjangkau lebih banyak audiens atau calon konsumen baru," tutur Putri dalam keterangan resmi yang diterima, Kamis (21/4/2022).

Untuk diketahui, Reels merupakan format video pendek yang baru hadir di Instagram. Putri menuturkan, format video pendek ini tepat untuk mempromosikan bisnis para pengusaha perempuan, karena bisa membuat konten bisnis profesional dengan pilihan edit dan musik yang beragam.

Nah, untuk bisa mengoptimalkan Instagram Reels dalam menunjang keperluan bisnis, Instagram berbagi tips empat langkah mudah untuk membuat konten bisnis dalam format Reels. Apa saja?Simak langkah-langkahnya berikut ini :

Buat konten yang unik

Selalu masukkan signature brand-mu ke dalam Reels, sehingga konten terasa lebih otentik. Selain itu buat format dan tema Reels yang konsisten, sehingga penonton bisa mengenali bahwa konten itu adalah milik brand-mu.

Buat konten yang relatable

Fokus dalam membuat konten Reels yang terhubung dengan target audiens-mu. Buat mereka tertawa dan melihat diri mereka sendiri dalam konten yang kamu buat.

Buatlah konten yang mudah di-remix atau dibuat ulang

Pastikan audiens-mu mudah untuk berpartisipasi dan me-remix konten-mu.

Buatlah konten yang sederhana.

Pastikan kontenmu tetap sederhana dan lugas. Apabila ingin mau membuat challenge atau memulai suatu tren, pastikan audiens bisa melakukannya dengan mudah.

Tidak hanya itu, para pengusaha perempuan Indonesia bisa mendapatkan inspirasi dari sejumlah womenpreneur lain yang sudah memanfaatkan fitur Reels di Instagram untuk terhubung dengan audiensnya, seperti Alice Norin, Najla Bisyir, Titan Tyra, serta Magdalena Fridawati.

Instagram juga menggulirkan kampanye #GerakanBisnisdiReels untuk #BulanKebaikan sebagai bentuk kontribusi terhadap perkembangan UKM di Indonesia. Kampanye ini melibatkan figur publik yang juga pelaku bisnis dan kreator membagikan pengalaman mereka dalam menjalankan bisnis lewat Reels.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Instagram Luncurkan Opsi Feed Berdasarkan Waktu Unggahan, Namun Tak Seperti Dulu

Ilustrasi Instagram, IG
Perbesar
Ilustrasi Instagram. 

Sebelumnya, Instagram meluncurkan tampilan Feed yang bisa dipilih penggunanya, baik untuk melihat apa yang mereka favoritkan, atau akun apa yang mereka ikuti. Pengumuman ini disampaikan Head of Instagram Adam Mosseri.

"Memberikan Anda cara untuk melihat dengan cepat apa yang paling Anda minati adalah langkah penting ke arah itu," kata Mosseri, melalui blog resmi mereka, seperti dikutip Kamis (24/3/2022).

Adapun pengguna dapat melihat tampilan Feed-nya berdasarkan Favorites atau Following, atau jika dalam bahasa Indonesia adalah Mengikuti dan Favorit.

Jika pengguna memilih Favorit, maka Instagram akan menampilkan unggahan-unggahan terbaru dari akun yang kamu pilih, baik dari teman atau pembuat konten kesukaan.

Selain itu, unggahan dari akun Instagram Favorit juga akan dimunculkan lebih tinggi di home feed pengguna. Sementara Following atau Mengikuti, hanya akan menampilkan unggahan dari akun yang kamu ikuti.

Mosseri juga mengungkapkan, menu tampilan Favorites dan Following juga akan menampilan unggahan berdasarkan urutan kronologis, sehingga pengguna bisa dengan cepat mengikuti unggahan terbaru.


Belum Bisa Jadi Home Feed

Untuk mengakses dua opsi tersebut, pengguna bisa mengetuk tanda panah ke bawah yang berada di samping tulisan Instagram, di pojok kiri atas aplikasi media sosial tersebut.

Berdasarkan pantauan Tekno Liputan6.com di aplikasi Instagram, memang kedua fitur ini sudah berfungsi seperti yang diumumkan.

Hanya saja, tampilan akan berganti lebih spesifik ke unggahan akun-akun yang masuk kategori Favorit atau Following, dan fitur Stories akan menghilang dari tampilan.

Sehingga, pengguna tampaknya belum bisa mengatur dua tampilan tersebut sebagai Home Feed atau tampilan utama mereka.

Selain itu, menurut Mosseri, pengguna bisa menambahkan hingga 50 akun ke daftar tersebut dan dapat diubah kapan pun, di mana orang lain tidak akan mendapatkan notifikasi saat mereka ditambahkan atau dihapus di daftar.

Postingan dari akun di daftar favorit Anda juga akan muncul lebih tinggi di feed beranda, seperti yang ditunjukkan oleh ikon bintang. 


Kembalikan Feed Berdasarkan Kronologi

Sebelumnya, bulan Desember 2021, lalu, Mosseri sempat mengatakan bahwa mereka tengah mengembangkan versi feed yang akan memperlihatkan unggahan pengguna, sesuai kronologi waktu unggahan.

Sekadar informasi, saat ini, tampilan feed Instagram menggunakan algoritma berbasis preferensi pengguna. Perlu diketahui, feed yang ditampilkan berdasarkan algoritma Instagram diperkenalkan pertama kali pada 2016.

Lalu, Instagram memperbaruinya pada 2017 dan menyertakan unggahan yang direkomendasikan atau preferensi pengguna. Demikian dikutip dari The Verge, Kamis (9/12/2021).

Tampilan feed semacam ini secara luas tidak disukai oleh banyak pengguna. Pasalnya pengguna merasa lebih senang kalau melihat unggahan teman-teman sesuai kronologi waktu.

Tampilan feed yang saat ini diaplikasikan Instagram diatur berdasarkan teknologi AI. Apa yang muncul dan dilihat pengguna adalah feed yang dipersonalisasi, sesuai preferensi dan aktivitas pengguna Instagram.

Meski berdasarkan personalisasi atau selera pengguna, tampilan feed ini kurang populer di kalangan pengguna.

(Dam/Isk)

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya