Jadi Poco Icon, Vokalis Fourtwnty Ari Lesmana Bagikan Tips Jadi Lebih Kritis dan Kreatif

Oleh Giovani Dio Prasasti pada 11 Mar 2022, 10:00 WIB
Diperbarui 11 Mar 2022, 10:00 WIB
Vokalis Fourtwnty Ari Lesmana (Dok. Poco)
Perbesar
Vokalis Fourtwnty Ari Lesmana (Dok. Poco)

Liputan6.com, Jakarta Vokalis grup musik Fourtwnty, Ari Lesmana, beberapa waktu lalu digandeng oleh vendor smartphone Poco, untuk menjadi Poco Icon dalam kampanye mereka yang bertajuk #POCOnyaBeraksi.

Dalam siaran pers Poco, ditulis Jumat (11/3/2022), pelantun Zona Nyaman ini pun membagikan tips bagi generasi Z, untuk bisa jadi lebih kritis dan senantiasa kreatif.

1. Konsistensi

Ari Lesmana mengatakan, konsistensi merupakan kunci penting untuk bisa berpikir kritis dan kreatif. Ia mengatakan, sejak kelas 4 SD, dirinya sudah memiliki mimpi untuk menjadi musisi.

Meski jalannya sebagai pegawai perusahaan terbuka, tapi Ari tidak menyerah dengan mimpinya menjadi musisi. Dia pun terus mendobrak dan membuka jalan, hingga menjadi vokalis Fourtwnty.

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.


2. Fokus Pada Sesuatu, Untuk Jadi Sesuatu

Alunan Musik Fourtwnty Hangatkan Festival Tamagochill
Perbesar
Penampilan vokalis grup band Fourtwnty Ari Lesmana dalam Festival Tamagochill di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, Jumat (22/11/2019). Alunan musik Fourtwnty membuat suasana menjadi hangat. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Ari Lesmana bisa menjadi musisi dengan karya yang luar biasa dan akademisi yang baik, karena menurutnya, dia melakukan apa yang ia lakukan dengan fokus dan sepenuh hati.

Ari mengatakan, jika kamu ingin melakukan sesuatu dengan sepenuh hati, maka akan ditemukan jalan dan menjadi yang terbaik di bidangnya.

"Aku sempat ingin keluar dari Fourtwnty. Cuma, ada poin di mana teman-temanku bilang 'Ketika kamu fokus sama sesuatu, kamu akan jadi sesuatu,'" kata Ari.

"Bahkan, kalau kamu misal cuma dagang kerupuk, tapi kalau kamu benar-benar expert di kerupuk, kamu pasti bisa jualan ke seluruh dunia.’ Makanya, ketika kamu yakin, bersungguh-sungguh, kamu pasti akan jadi sesuatu."


3. Aksi dan Kreasi

Fourtwnty
Perbesar
Fourtwnty di Liztomania Vol. 6 (Nizar Zulmi/Fimela.com)

Untuk menjadi sukses, menurut Ari, dibutuhkan keberanian untuk beraksi dan berkreasi. Keberanian itu yang dia terapkan bersama Fourtwnty, yang saat ini tidak tergabung dalam agensi mana pun. Karena ketiadaan ikatan inilah, Fourtwnty bisa bebas berkreasi.

Poco menyebut, kesamaan inilah yang menjadi dasar dari kolaborasi antara perusahaan smartphone itu dengan Ari Lesmana. Poco sendiri memang menjadi brand independen pada tahun 2021 lalu.

Di kolaborasi ini, Poco membantu Ari untuk menjembatani Fourtwnty dengan para penggiat tren subkultur, yang merupakan audiens utama dari grup musik itu.

"Fourtwnty itu ya bisa dibilang yatim piatu ya. Enggak ada yang menolong kami selain diri kami sendiri. Sama seperti Poco yang akhirnya berdiri sendiri," kata musisi yang hobi tampil nyeker ini.


4. Fokus pada Fungsi, Bukan Gengsi

Alunan Musik Fourtwnty Hangatkan Festival Tamagochill
Perbesar
Penampilan grup band Fourtwnty dalam Festival Tamagochill di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, Jumat (22/11/2019). Alunan musik Fourtwnty membuat suasana menjadi hangat. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Menurut Ari, yang terpenting dalam sebuah barang, adalah fungsinya. Sehingga, salah jika generasi Z tertarik pada benda-benda yang lebih meningkatkan gengsi.

"Ini untuk apa saja ya. Intinya (hal yang harus dijauhi) itu gengsi," kata Ari.

Ari mengungkapkan, sebagai musisi, dia bisa membeli gitar atau alat musik dengan harga tinggi demi gengsi. Namun, ia lebih memilih menahan keinginan itu dan fokus menggunakan alat musik yang sesuai fungsinya.

"Buat aku, semua itu berasal dari kebutuhan hatimu. Kalau hatimu nyaman, gengsinya akan minggir, yang penting fungsinya. Kalau itu semua sudah berjalan, karirmu akan naik," pungkasnya.

(Dio/Isk)


Infografis 4 Tips Jaga Kesehatan Mental Saat Pandemi Covid-19

Infografis 4 Tips Jaga Kesehatan Mental Saat Pandemi Covid-19. (Liputan6.com/Trieyasni)
Perbesar
Infografis 4 Tips Jaga Kesehatan Mental Saat Pandemi Covid-19. (Liputan6.com/Trieyasni)
Lanjutkan Membaca ↓

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Live Streaming

Powered by

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya