PANDI Ungkap Nama Domain .id Terdaftar Sentuh Angka 554.330

Oleh Agustinus Mario Damar pada 27 Jan 2022, 19:00 WIB
Diperbarui 27 Jan 2022, 19:00 WIB
PANDI Siap Gelar Kompetisi Pembuatan Website dengan Aksara Jawa. Dok: PANDI
Perbesar
PANDI Siap Gelar Kompetisi Pembuatan Website dengan Aksara Jawa. Dok: PANDI

Liputan6.com, Jakarta - PANDI (Pengelola Nama Domain Internet Indonesia) baru saja mengumumkan sejumlah capaian untuk tahun 2021. Salah satunya adalah nama domain .id yang terdaftar di 2021 melebih target PANDI sendiri.

Berdasarkan catatan PANDI, jumlah domain yang terdaftar per 31 Desember 2021 mencapai 554.330. Padahal, target awal untuk tahun lalu adalah 532.213 nama domain terdaftar.

Jumlah ini naik sekitar 81.761 atau 17 persen jika dibandingkan dengan tahun 2020 yang memiliki 472.569 nama domain yang terdaftar.

Menurut Ketua PANDI Yudho Giri Sucahyo, pertumbuhan ini menandakan nama domain .id semakin dilirik masyarakat Indonesia maupun mancanegara.

"Kinerja PANDI selama tahun 2021 menghasilkan Registri yang terus diperkuat untuk melayani kebutuhan masyarakat," tuturnya dalam konferensi pers virtual, Kamis (27/1/2021).

Adapun persebaran dari total keseluruhan nama domain .id yang terdaftar adalah 529.241 berasal dari Indonesia.

Sementara 25.089 nama domain berasal dari masyarakat mancanegara, dengan 50 persen di antaranya berasal dari Amerika Serikat.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Persempit Jarak dengan .com

Jumlah Domain .id Balap .sg
Perbesar
Domain .id (pandi.id)

Pertumbuhan ini sekaligus mempersempit jarak pangsa pasar antara domain .id dengan domain .com yang masih mendominasi di Indonesia.

Sebagai informasi, berdasarkan data APTLD (Asia Pacific Top Level Domain Association), pangsa pasar .id di Indonesia pada Desember 2019 hanya 29 persen, sedangkan domain .com yang mencapai 61 persen.

Namun seiring berjalannya waktu, jarak tersebut kian berkurang. Data APTLD pada Juli 2021 menunjukkan, pangsa pasar .id di Indonesia telah mencapai 36 persen, lalu domain .com sekitar 52 persen.

"Kami memang belum melampaui .com, tapi per Juli 2021 gapnya semakin menipis. Kalau nanti id. sudah menyalip .com, itu indikasi masyarakat sudah memilih produk kita sendiri," tutur Yudho menjelaskan.

Dengan jumlah yang ada saat ini, .id pun sudah menyalip .vn dari Vietnam, sehingga menjadi yang pertama di Asia Tenggara dari sisi jumlah nama domain terdaftar.

Sebagai informasi, domain .id yang terdaftar per Juli 2021 mencapai 534.876, sedangkan .vn adalah 531.672


Capaian Lain PANDI di 2021

Selain dari jumlah kuantitas jumlah pendaftar domain, capaian lain yang diperoleh PANDI adalah meningkatkan ketahanan internet Indonesia lewat IDADX (Indonesia Anti-Phishing Data Exchange) untuk memerangi phishing.

PANDI juga terus meningkatkan layanan dan sistem registri mandiri sekaligus penambahan simpul DNS di dalam dan luar negeri untuk meningkatkan ketahanan digital.

Menjelang akhir 2021, PANDI juga mendaftarkan SNI (Standar Nasional Indonesia) untuk tiga aksara Nusantara, yakni Jawa, Bali, dan Sunda pada November 2021.

Selain itu, PANDI Institute juga turut memberikan inisiatif dalam kehadiran digital dengan memberikan pembahasan seputar teknologi kecerdasan buatan, blockchain, data science, sert Internet of Things.

(Dam/Ysl)

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya