Instagram Dikabarkan Punya 2 Miliar Pengguna Aktif

Oleh Agustin Setyo Wardani pada 16 Des 2021, 10:21 WIB
Diperbarui 16 Des 2021, 10:21 WIB
Ilustrasi Instagram di Smartphone Android. Liputan6.com/Mochamad Wahyu Hidayat
Perbesar
Ilustrasi Instagram di Smartphone Android. Liputan6.com/Mochamad Wahyu Hidayat

Liputan6.com, Jakarta - Instagram dilaporkan telah memiliki 2 miliar pengguna aktif bulanan. Informasi ini bukan diumumkan secara resmi oleh Instagram, melainkan oleh seorang karyawan yang tidak mau disebutkan namanya.

Layanan media sosial yang dimiliki Meta (dahulu Facebook Inc) ini tak lagi mengumumkan jumlah pengguna aktif mereka, seiring dengan beberapa bulan terakhir mendapat desakan karena dituding membahayakan anak-anak dan remaja.

Mengutip The Verge, Kamis (16/12/2021), Facebook terakhir kali mengumumkan jumlah pengguna Instagram pada 2018. Saat itu, Instagram mengungkap, pihaknya memiliki 1 miliar pengguna aktif.

Jika benar kini Instagram memiliki 2 miliar pengguna aktif bulanan, perusahaan butuh waktu tiga tahun untuk mencapainya, dari sebelumnya 1 miliar pengguna pada 2018.

Karyawan yang memberikan bocoran ke CNBC itu mengungkap, pihak Instagram tahu kini telah memiliki 2 miliar pengguna dari pembicaraan internal.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.


Instagram Tak Mau Ungkap Jumlah Pengguna

Ilustrasi Instagram
Perbesar
Ilustrasi Instagram. (via: istimewa)

Kabarnya, Instagram tidak benar-benar berada dalam posisi untuk mengungkap jumlah pengguna aktif bulanannya.

Pasalnya, studi internalnya menemukan, platform tersebut bisa memperburuk masalah citra tubuh pada remaja dan anak-anak perempuan. Belum lama ini Instagram juga dituding membuat remaja lebih mudah menemukan konten terkait narkotika.

Dalam upaya mengatasi masalah ini, Instagram menghadirkan fitur "Take a Break" atau istirahat yang meminta pengguna menutup aplikasi jika mereka telah memakainya untuk jangka waktu tertentu.

Instagram juga meluncurkan fitur kontrol orang tua untuk melindungi anak mereka saat ada di platform Instagram.


Berjuang agar Tak Disalip TikTok dengan Reels

Instagram Reels
Perbesar
Instagram Reels. Kredit: Instagram

Seorang staf Instagram mengungkap, Instagram melampaui ambang batas 2 miliar, sekitar seminggu sebelum keputusan Facebook mengubah nama menjadi Meta.

Instagram sendiri berupaya mati-matian untuk tetap berada di depan TikTok. Aplikasi video pendek asal Tiongkok TikTok baru saja melampaui 1 miliar pengguna pada September, hanya tiga tahun setelah aplikasi tersebut bergabung dengan Musical.ly dan tersedia secara luas.

Instagram masih menjadi platform berbagi video, termasuk video Instagram Stories. Masih belum jelas berapa lama tren ini akan bertahan.

Untuk menyaingi TikTok, Instagram meluncurkan fitur mirip milik TikTok, yakni Reels. Bahkan kini, Visual Reply milik Reels mirip sekali dengan satu fitur balasan di TikTok.

(Tin/Isk)


Infografis Mekanisme Virtual Police Awasi Pengguna Media Sosial

Infografis Mekanisme Virtual Police Awasi Pengguna Media Sosial. (Liputan6.com/Trieyasni)
Perbesar
Infografis Mekanisme Virtual Police Awasi Pengguna Media Sosial. (Liputan6.com/Trieyasni)
Lanjutkan Membaca ↓

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya