Deretan Layanan Terdampak Kebakaran Gedung Cyber 1 Kembali Normal

Oleh Agustinus Mario Damar pada 06 Des 2021, 10:46 WIB
Diperbarui 06 Des 2021, 10:46 WIB
Ilustrasi data center. Dok: datacenternews.asia
Perbesar
Ilustrasi data center. Dok: datacenternews.asia

Liputan6.com, Jakarta - Gedung Cyber 1 yang berlokasi di bilangan Kuningan, Jakarta Selatan mengalami kebakaran beberapa hari lalu, tepatnya Kamis (2/12/2021).

Akibat kebakaran ini, sejumlah layanan, terutama yang berkaitan dengan internet, dilaporkan bermasalah.

Hal itu bukan tanpa alasan karena Gedung Cyber 1 menjadi lokasi sejumlah perusahaan teknologi beroperasi, mulai dari penyedia web hosting, perusahaan software, hingga penyedia jasa internet.

Kendati demikian, berdasarkan pantauan terkini Tekno Liputan6.com, Senin (6/12/2021), layanan yang sempat bermasalah itu sudah membaik.

Salah satunya adalah Niagahoster yang mengumumkan jaringan di data center mereka yang sempat bermasalah sudah kembali normal.

Seperti Niagahoster, Ajaib Investasi juga mengumumkan layanan mereka sudah kembali normal.

"Hi Investor Ajaib, aktivitas trading di aplikasi Ajaib hari ini sudah berjalan dengan normal kembali. Selamat bertransaksi dan terima kasih atas pengertiannya," tulis Ajaib Investasi seperti dikutip dari akun media sosialnya

Selain Ajaib Investasi, Indo Premier Sekuritas yang dikenal dengan aplikasi IPOT mengumumkan layanannya telah kembali dapat digunakan.

Melalui akun media sosialnya, perusahaan mengumumkan aplikasi IPOT sudah bisa melayani proses transaksi seperti biasa.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Aplikasi Shopee Kembali Normal

Kemasan Ramah Lingkungan Jadi Solusi Kolaborasi L’Oreal dan Shopee untuk Kurangi Sampah Plastik
Perbesar
Kemasan Ramah Lingkungan Jadi Solusi Kolaborasi L’Oreal dan Shopee untuk Kurangi Sampah Plastik. foto: dok. L’Oreal Indonesia

Sebelumnya, Shopee juga menginformasikan aplikasi yang sempat mengalami gangguan akibat kebakaran Gedung Cyber, Kamis (2/12/2021) kemarin, kini susah kembali normal.

Kabar baik ini disampaikan langsung oleh Head of Public Affairs Shopee Indonesia, Radynal Nataprawira, kepada Tekno Liputan6.com melalui pesan singkat, Jumat (3/12/2021).

Shopee ingin menginformasikan seluruh layanan Shopee yang sempat terkendala telah kembali normal," kata Radynal

Radynal mewakili perusahaan mengucapkan terima kasih kepada pelanggan dan mitra atas kepercayaan dan dukungannya.

"Kami ucapkan terima kasih atas kepercayaan dan dukungan yang diberikan kepada kami," katanya mengakhiri pernyataan.


Proses Identifikasi IMEI Ponsel Melalui CEIR Kembali Normal

Tiga Kementerian Sosialisasikan Aturan IMEI
Perbesar
Petugas toko memindai IMEI handphone untuk didata di ITC Roxy Mas, Jakarta, Selasa (26/11/2019). Pemerintah melalui Kemendag, Kemenperin, dan Kemenkominfo menerbitkan regulasi pemblokiran ponsel ilegal melalui nomor IMEI yang disahkan pada 18 Oktober 2019. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Selain itu, proses identifikasi IMEI ponsel yang dilakukan melalui mesin CEIR sempat lumpuh akibat kebakaran Gedung Cyber 1, Jakarta pada Kamis (2/12/2021) lalu.

Terkini, disampaikan oleh Juru Bicara Kemkominfo Dedy Permadi, sistem CEIR untuk prosedur identifikasi IMEI telah berfungsi normal kembali.

"Pada Jumat (3/23/2021), server CEIR sudah kembali mendapat pasokan aliran listrik. Pemeriksaan awal turut dilakukan guna mengetahui kondisi server pasca-pemadaman listrik yang dilakukan mendadak akibat kebakaran Gedung Cyber 1, Jakarta," ungkap Dedy melalui keterangannya, Minggu (5/12/2021).

Pada Sabtu, (4/12/2021), Dedy menuturkan aliran listrik dan koneksi internet untuk semua operator sudah berhasil tersambung, namun terdapat satu server yang masih mengalami gangguan, sehingga perlu mengganti perangkat pada server tersebut.

"Pengoperasian kembali aplikasi dimulai pada Sabtu pukul 22.00 WIB," ucapnya menambahkan

Dedy melanjutkan, pada Minggu (5/12/2021) pukul 02.30 WIB, seluruh Virtual Machine dan aplikasi kembali beroperasi.

Trafik pemeriksaan IMEI dari Equipment Identity Register (EIR) Operator Seluler sudah kembali terlihat masuk ke CEIR pukul 02.45 WIB.

"Pada pukul 12.30 WIB telah dilakukan verifikasi akhir yang mengindikasikan aplikasi CEIR, baik untuk trafik Cek IMEI dari EIR Operator maupun penyaluran data pada Kementerian Perindustrian, Kementerian Kominfo, dan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai dapat dinyatakan sudah berjalan normal kembali," tutur Dedy memungkasi.

(Dam/Ysl)

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya