APRW dan KUMPUL Bermitra untuk Dukung Ekosistem Startup di Tanah Air

Oleh Giovani Dio Prasasti pada 21 Okt 2021, 19:00 WIB
Diperbarui 21 Okt 2021, 19:00 WIB
Ilustrasi Startup
Perbesar
Ilustrasi Startup - Kredit: rawpixel via Pixabay

Liputan6.com, Jakarta - Dengan tujuan mendukung ekosistem startup di Indonesia, Asia PR Werkz (APRW), agensi komunikasi terintegrasi Singapura yang memiliki kantor perwakilan di Indonesia, mengumumkan kemitraan mereka dengan KUMPUL.

Dalam siaran pers yang diterima Tekno Liputan6.com, ditulis Kamis (21/10/2021), KUMPUL merupakan salah satu penggerak wiraswasta dan startup di Indonesia.

Sebagai awal dari kemitraan ini, APRW berpartisipasi dalam KUMPUL X Accelerator, sebuah program untuk mendukung perusahaan startup di Indonesia.

Program ini bertujuan untuk mengembangkan para startup melalui kemitraan strategis, di mana para startup dan pendiri diberikan akses ke industri secara luas.

Sebagai bagian dari program yang sedang berjalan, APRW mengadakan workshop untuk para startup tentang pentingnya memulai dan menciptakan inisiatif komunikasi untuk startup tahap awal di Indonesia.

Program KUMPUL X Accelerator dimulai pada September 2021 dan akan berakhir pada November 2021 mendatang. 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Inisiatif Komunikasi Bagi Startup

APRW bermitra dengan KUMPUL untuk mendukung ekosistem startup di Indonesia (Dok. APRW)
Perbesar
APRW bermitra dengan KUMPUL untuk mendukung ekosistem startup di Indonesia (Dok. APRW)

Para peserta dari program ini akan diberikan wawasan dan jaringan yang berguna untuk meningkatkan bisnis dan operasi mereka.

Beberapa kegiatan yang dihadirkan antara lain proses kurasi, diskusi dengan pembimbing, pembicara, dan mitra, serta beberapa sesi bimbingan dari para mitra.

Dalam sesi pada 18 Oktober 2021 lalu, APRW membagikan keahliannya pada lanskap startup di industri komunikasi.

Para peserta di sesi ini diberikan wawasan tentang bagaimana dan kapan startup tahap awal harus terlibat dalam membangun merek.

"Inisiatif komunikasi sangat penting bagi setiap perusahaan, namun terkadang dapat membingungkan dan sulit bagi perusahaan tahap awal atau startup untuk mengambil langkah pertama," kata Anu Gupta, Direktur APRW.

Gupta mengatakan, kemitraan yang mereka jalin menjembatani kesenjangan dan menyatukan semua tanpa adanya batasan wilayah.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Lanskap Startup Indonesia

Ilustrasi Startup
Perbesar
Ilustrasi Startup. Kredit: StartupStockPhotos via Pixabay

Menurut Gupta, lanskap startup Indonesia sangatlah dinamis dan kuat. Mereka menyatakan telah melihat pertumbuhan perusahaan yang berkembang secara pesat.

"Sebagai pendatang awal ke dalam ekosistem startup, kami melihat nilai yang sangat vital dalam kemitraan ini dan dapat memberikan kembali dan memelihara startup tahap awal," ujarnya.

Faye Wongso, CEO dan Co-Founder KUMPUL mengatakan, ada titik penengah yang hilang dalam ekosistem startup Indonesia, di mana startup tahap awal diharapkan bisa bertahan dan tumbuh menuju tahap yang lebih matang.

"Namun, startup tahap awal biasanya lebih mengandalkan keterampilan co-founder mereka sendiri, yang dalam banyak kasus sangat terbatas di bidang-bidang tertentu," kata Faye.

Faye pun mengatakan, melalui KUMPUL-X, mereka tidak hanya memberikan pendampingan ahli dari bidang yang relevan, tetapi juga kemitraan strategis dan kesempatan untuk memiliki hubungan nyata yang bermakna dengan para mitra mereka.

(Dio/Ysl)

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Infografis 4 Unicorn di Indonesia

Infografis 4 Unicorn di Indonesia
Perbesar
Infografis 4 Unicorn di Indonesia. (Liputan6.com/Abdillah)
Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya