Google Gulirkan Android 12 untuk Smartphone Pixel, Cek Cara Unduhnya

Oleh Agustinus Mario Damar pada 20 Okt 2021, 19:19 WIB
Diperbarui 20 Okt 2021, 19:19 WIB
Android 12
Perbesar
Tampilan Android 12 (Foto: Google)

Liputan6.com, Jakarta - Bersama dengan peluncuran Pixel 6, Google juga menggulirkan Android 12 untuk pengguna smartphone Pixel generasi sebelumnya. Karenanya, Android versi terbaru ini sudah tersedia untuk perangkat Pixel 3 hingga generasi terbaru.

Dikutip dari GSM Arena, Sabtu (20/10/2021), pengguna perangkat Pixel yang ingin menjajal Android 12 dapat langsung membuka menu Settings dan melakukan pengecekan di System Update. Apabila sudah tersedia, pengguna dapat langsung mengunduhnya.

Tidak hanya itu, pengguna smartphone Pixel juga dapat mengunduh pembaruan secara manual melalui akses yang disediakan. Untuk diketahui, Google membawa perubahan tampilan besar-besaran pada Android 12.

Google menyebut tampilan ini sebagai Material You. Selain tampilan yang berubah, Android versi terbaru ini juga hadir dengan deretan fitur baru yang mencakup Google Chrome hingga Google Photos.

Fitur baru ini disebut akan memproses data pribadi dengan cara lebih aman. Selain itu, sebagian besar fitur membatasi data pribadi yang dapat diakses orang luar tentang pengguna, baik teman, aplikasi pihak ketiga, atau peretas dengan kata sandi curian.

"Bagian terbesar dari merasa aman saat online adalah memiliki kendali atas data Anda," kata Wakil Presiden Senior Core System and Experience Google, Jen Fitzpatrick saat peluncuran Android 12.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Ini Deretan Fitur Baru di Android 12

Android 12
Perbesar
Tampilan Android 12 (Foto: Google)

Private Compute Core 

Pada segi privasi, Android 12 diluncurkan dengan beberapa fitur baru. Sistem operasi akan menyertakan Private Compute Core, yang memproses informasi pribadi di smartphone.

Idenya adalah untuk mengizinkan layanan, seperti Smart Reply, Live Caption dan Now Playing, mengakses data pengguna tanpa melepasnya dari telepon atau membuatnya disusupi. Semua layanan tersebut memanfaatkan Google AI untuk berfungsi.

"Semua audio dan pemrosesan bahasa terjadi di perangkat, diisolasi dari jaringan untuk menjaga privasi Anda," kata Jen Fitzpatrick dalam sebuah posting blog.

Akhirnya, Android 12 akan membiarkan pengguna memilih untuk memberikan lokasi akurat kepada aplikasi atau "perkiraan lokasi" yang didasarkan pada kode pos pengguna.

Lokasi yang tepat mungkin masuk akal untuk sesuatu seperti aplikasi pesan-antar makanan, tetapi aplikasi cuaca dapat berfungsi di lokasi yang lebih umum.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Fitur Lain

Password Manager Chrome

Masih lingkup yang sama, pada bagian manajemen password di Chrome, perusahaan juga mengumumkan update-nya.

Update itu melingkupi integrasi antara browser Chrome dan aplikasi Android, yang memperluas kegunaan pengelola kata sandi di luar peramban dengan membiarkan pengguna masuk ke layanan berbasis aplikasi di smartphone atau tablet mereka.

Pengelola kata sandi juga akan memberi tahu pengguna jika kata sandi mereka telah dibobol. Peringatan ini telah menjadi fitur umum dalam pengelola kata sandi, dan biasanya diambil dari basis data kredensial yang telah bocor dan diposting oleh penjahat di forum.

Password manager Google juga akan menawarkan tombol ‘Change Password’ untuk memudahkan pengguna menangani penyusupan dengan segera.

 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Quick Delete

Selanjutnya fitur baru yang melengkapi Chrome selanjutnya adalah Quick Delete. Ini memungkinkan pengguna memasukkan 15 menit terakhir riwayat penjelajahan web ke Incognito Mode dan menghapusnya dari browser.

Dalam Incognito Mode, Chrome tidak akan menyimpan aktivitas penjelajahan, cookie, entri formulir web, atau izin yang pengguna berikan ke situs web.

Perlu diperhatikan, dalam Incognito Mode tidak menghentikan situs web untuk melacak aktivitas pengguna. Termasuk juga tidak memberi privasi ketika browsing melalui perangkat yang dikontrol perusahaan atau sekolah.

Tentunya, tidak juga menyembunyikan data dari penyedia layanan internet yang digunakan.

(Dam/Isk)

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya