PPKM Diperpanjang, Quipper Semangati Pelajar Selama PJJ dengan Konten Edukatif

Oleh Agustinus Mario Damar pada 21 Agu 2021, 14:00 WIB
Diperbarui 21 Agu 2021, 14:00 WIB
Quipper
Perbesar
Quipper baru saja menggelar program bertajuk Festival Merdeka Belajar selama 14 hingga 20 Agustus 2021. (Foto: Quipper)

Liputan6.com, Jakarta - PPKM diperpanjang di Jawa-Bali hingga 23 Agustus 2021. Karenanya, wilayah yang masih menerapkan PPKM Level 4 tetap melaksanakan pembelajaran jarak jauh (PJJ).

Kondisi itu pun berdampak pula pada perayaan HUT ke-76 Indonesia, terutama di sekolah. Melihat hal tersebut, Quipper sebagai perusahaan teknologi di bidang pendidikan mengajak para siswa untuk merayakan hari kemerdekaan secara virtual.

Melalui rangkaian acara dalam program bertajuk Festival Merdeka Belajar, startup edutech Quipper menghadirkan berbagai kegiatan edukatif, menghibur, sekaligus mengobarkan semangat nasionalisme pada para siswa. Program ini sendiri digelar sejak 14 hingga 20 Agustus 2021.

"Meski siswa tidak dapat merayakan Hari Kemerdekaan Indonesia secara langsung di sekolahnya masing-masing, kami ingin memberikan semangat dan dukungan penuh melalui acara edukatif gratis," tutur Business Strategy and Growth Senior Manager Quipper Indonesia, Ruth Ayu Hapsari dalam keterangan resmi yang diterima, Sabtu (21/8/2021).

Rangkaian acara Festival Merdeka Belajar ini beberapa di antaranya adalah sesi edukatif berupa Live Class dan beda jurusan kuliah. Selain itu, ada pula acara virtual meet and greet bersama Quipper Super Teacher termasuk Tasya Kamila.

Tasya membagikan pengalamannya saat berkuliah di Universitas Indonesia dan Columbia University. Dalam acara yang digelar pada 15 Agustus tersebut, ia juga membagikan pandangannya mengenai dunia pendidikan di Indonesia.

Menurut Tasya, pelajar memang memiliki banyak rintangan, mulai dari kesulitan beradaptasi dengan PJJ, ancaman learning loss, hingga dampak psikologis dalam masa pandemi ini. Namun peringatan Hari Kemerdekaan, diharapkan bisa menjadi momentum membangkitkan semangat merdeka belajar.

"Di tengah masa penuh tantangan ini, kita masih memiliki kemerdekaan atau kebebasan dalam menuntut ilmu, mendapatkan akses ke pendidikan yang berkualitas, dan kebebasan untuk memilih sekolah atau universitas," tutur Tasya.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Tawarkan Beragam Hadiah Menarik

Quipper
Perbesar
Quipper menghadirkan Quipper School Premium sebagai Learning Management System. (Ist)

Selama acara berlangsung, sejumlah kesempatan kuis berhadiah atau giveaway turut diberikan pada peserta. Hadiah yang diberikan pun beragam, mulai dari saldo uang elektronik, hingga perangkat penunjang belajar, seperti smartphone, tablet, maupun laptop senilai total Rp 20 juta.

"Senang sekali ada Live Class gratis dan banyak giveaway yang diberikan. Saya juga dapat hal-hal baru seperti strategi untuk menempuh jenjang pendidikan yang lebih tinggi dan tips persiapan belajar yang lebih baik," tutur salah satu peserta bernama Afrina Layanti Pasaribu dari SMAN 1 Tukka, Tapanuli Tengah.


Solusi Quipper untuk Bantu Hadapi Potensi Learning Loss di Indonesia

Quipper School
Perbesar
Quipper School, Learning Management System dari edtech startup Quipper

Sebelumnya, Quipper mengatakan pihaknya akan terus berupaya mendukung implementasi pembelajaran apapun yang dilakukan pada tahun ajaran 2021/2022. Startup edutech ini akan menghadirkan deretan layanan dengan konten yang berkualitas dan terjangkau.

"Quipper akan terus membantu para guru maupun siswa supaya dapat terus memaksimalkan kegiatan belajar mengajar menjadi lebih efektif dengan memberikan layanan terbaik dan terjangkau," tutur Business Strategy and Growth Senior Manager Quipper Indonesia, Ruth Ayu Hapsari dalam keterangan resmi yang diterima, Selasa (6/7/2021).

Ruth mengatakan, Quipper juga akan berupaya untuk menanggulangi persoalan learning loss di Indonesia. Untuk diketahui, learning loss adalah menurunnya kompetensi belajar siswa yang dapat terjadi karena adanya perbedaan akses fasilitas atau infrastruktur selama pembelajaran jarak jauh.

Untuk menanggulangi masalah itu, Quipper berupaya menghadirkan solusi berupa materi ajar yang dapat diakses secara mudah. Selain itu, startup edutech ini juga menghadirkan tryout online untuk persiapan PTS, PAS, dan PAT agar siswa tidak tertinggal materi di sekolah.

Quipper juga menghadirkan Quipper School Premium sebagai learning management system yang menawarkan sistem pembejalaran terintegrasi dan mudah digunakan. Lewat solusi ini, para tenaga pengajar dapat mengimplementasi hybrid learning dan mendapatkan pendampingan penuh.

Layanan Quipper School Premium turut dibekali dengan sejumlah solusi untuk mendukung guru melakukan persiapan, implementasi, hingga evaluasi hasil belajar. Berbekal solusi ini, guru dapat pula berinteraksi dengan siswa melalui kelas virtual dan pengiriman materi, tugas, serta ujian online.

"Peluncuran Quipper School Premium di masa pandemi sangatlah tepat. Tersedianya konten pembelajaran sesuai kurikulum, serta pendampingan dalam pembuatan materi ajar sesuai kebutuhan guru, sangat membantu sekolah dalam memberikan layanan pembelajaran kepada peserta didik," tutur salah satu guru pengguna dari SMAN 1 Lembo, Sulawesi Tengah, Jan Laniengka.

(Dam/Isk)

Lanjutkan Membaca ↓

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Live Streaming

Powered by

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya