Elon Musk Siap Luncurkan Roket Starship ke Orbit untuk Pertama Kalinya

Oleh Agustin Setyo Wardani pada 18 Agu 2021, 08:00 WIB
Diperbarui 18 Agu 2021, 08:00 WIB
FOTO: Elon Musk Jadi Saksi Sidang Akuisisi SolarCity
Perbesar
Elon Musk berjalan dari pusat peradilan di Wilmington, Delaware, Amerika Serikat, Senin (12/7/2021). Pemegang saham menuduh Elon Musk memperkaya dirinya serta keluarganya dengan kesepakatan yang terjadi pada 2016 terkait masalah akuisisi SolarCity. (AP Photo/Matt Rourke)

Liputan6.com, Jakarta - Pendiri SpaceX Elon Musk mengatakan, peluncuran roket Starship pertama ke orbit siap dilakukan dalam beberapa minggu mendatang. Dengan demikian, ambisi Elon Musk untuk menyuguhkan wisata luar angkasa kian dekat.

Sebelumnya pada Mei 2021, SpaceX sukses mendaratkan prototipe roket Starship SN15. Roket ini merupakan kendaraan antariksa kelas berat yang dapat digunakan kembali.

Roket Starship nantinya diharapkan bisa membawa serta astronaut dan muatan kargo besar ke Bulan dan Mars.

Mengutip Reuters, Rabu (18/8/2021), pendaratan prototipe Starship SN15 berhasil setelah empat upaya pendaratan prototipe terdahulu yang berakhir dengan ledakan.

"Tumpukan orbital pertama Starship siap untuk diluncurkan dalam beberapa minggu mendatang. Hanya tinggal menunggu persetujuan dari regulator," kata Elon Musk dalam cuitan.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Mimpi Elon Musk

Elon Musk
Perbesar
Elon Musk, founder Tesla dan SpaceX. Sumber: Business Insider

Roket Starship merupakan kendaraan peluncuran generasi terbaru dari SpaceX. Roket ini memiliki tinggi 394 kaki atau sekitar 120 meter ketika dipasangkan dengan booster tahap pertama yang memiliki bobot sangat berat.

Starship merupakan inti dari seluruh mimpi ambisius Elon Musk yang bertujuan membuat perjalanan manusia ke antariksa menjadi lebih lebih terjangkau dan dapat rutin dilakukan.

Penerbangan Starship ke orbit rencananya dilakukan akhir tahun 2021. Elon Musk mengatakan, dirinya ingin menerbangkan pengusaha sekaligus miliarder Jepang Yusaku Maezawa bisa mengelilingi Bulan menggunakan Starship pada 2023 mendatang.


Wisata Luar Angkasa

Siaran langsung SpaceX menayangkan Starship SN15 setelah berhasil mendarat di Boca Chica, Cameron Count, Texas, AS. (Photo credit: SPACEX/AFP)
Perbesar
Siaran langsung SpaceX menayangkan Starship SN15 setelah berhasil mendarat di Boca Chica, Cameron Count, Texas, AS. (Photo credit: SPACEX/AFP)

Bicara mengenai wisata luar angkasa, sejumlah perusahaan penerbangan antariksa swasta Blue Origin, Virgin Galactic, dan SpaceX mulai bangkit untuk mewujudkan hal yang mulanya hanya berupa mimpi belaka ini. 

Dengan semakin terbukanya akses dan banyak orang yang rela mengucurkan uang untuk menjelajah di luar angkasa, ketiga perusahaan swasta tersebut berlomba-lomba menawarkan "paket" wisata langka tersebut.

Salah satu orang pertama yang mengambil kesempatan itu adalah miliarder asal Jepang, Yusaku Maezawa.

Walau tidak menyebutkan berapa uang yang dihabiskan untuk perjalanan pribadi mengelilingi bulan dan kembali ke Bumi dengan SpaceX, Yusaku direncanakan akan melesat ke luar angkasa pada 2023.

Paling terkini adalah seseorang mengeluarkan USD 28 juta atau  Rp 404 miliar, untuk terbang dengan pesawat New Shepard Blue Origin bersama Jeff Bezos dan saudaranya, Mark Bezos pada Juli 2021 lalu. 

Perjalanan lainnya direncanakan untuk 2022, diselenggarakan oleh Axiom Space. Perjalanan ini akan memakan biaya USD 55 juta atau Rp 793 miliar untuk penerbangan dan menginap di Stasiun Luar Angkasa Internasional.

(Tin/Ysl)

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya