Grab dan EMTEK Kolaborasi Dorong Akselerasi UMKM Go Digital

Oleh Agustinus Mario Damar pada 26 Jul 2021, 15:59 WIB
Diperbarui 26 Jul 2021, 16:00 WIB
Emtek dan Grab
Perbesar
Emtek menjalin kerja sama dengan Grab untuk mendorong percepatan transformasi digital usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Indonesia.

Liputan6.com, Jakarta - Grab bersama EMTEK (Elang Mahkota Teknologi) baru saja mengumumkan kolaborasi terbaru. Lewat kolaborasi ini, keduanya mendorong akselerasi transformasi digital para pelaku UMKM.

Sebagai program awal dari kolaborasi ini, Country Managing Director Grab Indonesia, Neneng Goenadi menuturkan, Grab dan EMTEK akan menggelar acara yang diberi nama Festival Kota Mapan.

"Festival Kota Mapan akan digelar di Solo pada September 2021. Festival ini digelar untuk mendukung transformasi lebih dari 1.000 UMKM," tutur Neneng dalam konferensi pers virtual yang digelar, Senin (26/7/2021).

Neneng mengatakan, Festival Kota Mapan merupakan kolaborasi nyata antara Grab dan EMTEK untuk para pelaku UMKM. Program akselerator ini akan bersifat menyeluruh dan menyasar kota tier dua maupun tiga di Indonesia.

Menurut Neneng, kolaborasi ini menjadi bukti kuat komitmen Grab di Indonesia untuk menghadirkan lebih banyak solusi digital dalam membantu pemulihan ekonomi di Indonesia. Terlebih, baik Grab dan EMTEK memiliki aset portofolio yang saling melengkapi.

"Kolaborasi ini untuk memperluas inklusi digital dan finansial yang menjangkau semua. Dengan semangat ini, Grab dan EMTEK berkolaborasi untuk mempercepat transformasi digital UMKM," ujarnya melanjutkan.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Upaya Nyata Grab dan EMTEK Dukung Transformasi Digital UMKM

Peresmian Kerjasama Strategis Grab dan Emtek Berdayakan UMKM di Ekosistem Digital. Dok
Perbesar
Peresmian Kerjasama Strategis Grab dan Emtek Berdayakan UMKM di Ekosistem Digital. Dok

Mengenai kolaborasi ini, Managing Director EMTEK Group, Sutanto Hartono, mengatakan kedua perusahaan memang menyadari pentingnya membantu meningkatkan kemampuan UMKM di era digital.

Alasannya, saat ini baru ada 18 persen UMKM yang berpartisipasi di ekosistem digital. Padahal, tuntutan pada UMKM untuk bergabung di ekosistem digital semakin terasa di kala pandemi sekarang ini.

"Jika UMKM mampu beradaptasi menjalankan usahanya di platform digital, dengan kondisi pandemi dia sebenarnya akan tetap mampu bertahan dan memperkuat bisnisnya," ujar Sutanto.

Kendati demikian, Sutanto mengatakan transformasi digital UMKM memang terkendala sejumlah hal, seperti pemahaman dan akses ke platform digital. Untuk itu, kolaborasi antara Grab dan EMTEK dapat menjadi upaya nyata membantu mengatasi kendala tersebut.

"Kami berharap dengan Festival Kota Mapan dan lainya, bisa melakukan melakukan upaya konkrit untuk membawa sebanyak mungkin pelaku UMKM melakukan transformasi digital, dan membawa mereka akses ke pasar Indonesia dan juga dunia," ujarnya menjelaskan.

 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Awal Kolaborasi Grab dan EMTEK

Dalam kesempatan itu, Neneng juga mengatakan Festival Kota Mapan merupakan awal dari kolaborasi Grab dan EMTEK. Untuk itu, kedua perusahaan juga akan menghadirkan acara serupa termasuk inisiatif lain ke lebih banyak kota.

Ia juga menuturkan, sebelum kolaborasi ini, Grab sebenarnya sudah menjalin kerja sama dengan Bukalapak sebagai bagian dari EMTEK. Kerja sama itu dilakukan dalam sejumlah hal, seperti pengantaran, pembayaran, termasuk penawaran produk digital.

"Lewat kerja sama dengan EMTEK ini, kami berharapa kerja sama dengan Bukalapak juga akan lebih dalam lagi," tutur Neneng.

Selain itu, Grab juga sudah bekerja sama dengan Vidio yang juga bagian dari EMTEK. Kerja sama itu dihadirkan lewat paket berlangganan GrabFood dengan voucher Vidio Platinum.

(Dam/Ysl)

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya