Oppo Ungkap Rahasia Teknologi VOOC Flash Charge Versi Terbaru

Oleh Agustinus Mario Damar pada 26 Jul 2021, 17:30 WIB
Diperbarui 26 Jul 2021, 17:30 WIB
Oppo
Perbesar
Oppo baru saja menggelar event Oppo Flash Charge Open Day. (Ist.)

Liputan6.com, Jakarta - Oppo baru saja mengungkapkan inovasi teknologi Flash Charge besutannya. Informasi ini diumumkan dalam acara 'What's Next for Flash Charging?' di Oppo Flash Charge Open Day.

Menurut Kepala Ilmuwan Oppo VOOC Flash Charge, Jeff Zhang, pengembangan teknologi VOOC Flash Charge sendiri didasarkan pada inovasi sistem pengisian cepat yang mencakup adaptor pengisi daya, kabel pengisi daya, PMIC, termasuk baterai.

"Apakah orang memilih pengisian nirkabel atau kabel, teknologi VOOC Flash Charge kini mampu memenuhi berbagai kebutuhan dalam hal mengisi daya perangkat elektronik, keadaan paling ekstrem sekalipun," tuturnya dalam keterangan resmi yang diterima, Senin (26/7/2021).

Nah untuk mengetahui apa saja pengembangan dan inovasi terbaru yang ada di teknologi VOOC Flash Charge Oppo, terutama untuk pengalaman pengisian daya lebih aman, berikut ini ada beberapa di antaranya :

  • Sekering dengan Impendensi Lebih Rendah : Sekering yang ada dalam sistem perlindungan keamanan lima tingkatan Flash Charge dapat langsung putus jika terjadi kelebihan arus listrik atau kelainan lainnya. Untuk itu, desain sekering yang ditingkatkan kini memiliki resistansi internal lebih rendah dan peningkatan kerja.
  • Sakelar Gallium Nitrida (GaN) : Oppo telah menggunakan sakelar GaN pada ponselnya untuk pertama kali. Sekelar ini tidak hanya mampu mencapai fungsi serupa sakelar MOSFET silikon tradisional, tapi juga operasi impendensi rendah dan tegangan tinggi untuk membantu mengurangi panas berlebih, meningkatkan efisiensi, dan keandalan pengisian.
  • Desain Baterai Seri Bi-Sel : Desain baterai bi-sel memungkinkan daya yang sama dikirimkan sambil menurunkan arus listrik dan mengurangi panas berlebih. Desain ini selangkah lebih maju dengan menggabungkan sel baterai ganda dalam struktur yang sama, sehingga memakan lebih sedikit ruang sambil tetap memberikan kinerja keselamatan yang sama.
  • Chip Deteksi Keamanan Baterai : Chip deteksi keamanan baterai dengan algoritma AI mampu mendeteksi jika baterai mengalami kerusakan eksternal dengan mengenali penuruan tegangan secara real-time berdasarkan berbagai skenario.
  • Kolektor Arus Komposit : Oppo telah mengembangkan pengaman baterai dnegan struktur komposit baru. Bateri menggunakan bahan komposit baru yang diapit di antara dua lapisan alumium untuk menggantikan desain yang biasa ditemukan pada smartphone.
Scroll down untuk melanjutkan membaca

Optimalkan Kecepatan dan Masa Pakai Baterai

OPPO Find X3 Pro 5G
Perbesar
OPPO Find X3 Pro 5G. (©OPPO)

Tidak hanya itu, Oppo juga meluncurkan teknologi pengisian daya baru yang dirancang untuk menjaga kecepatan pengisian dalam kisaran paling aman.

Berbekal teknologi ini, Oppo berhasil meningkatkan sejumlah aspek kinerja baterai. Beberapa di antaranya adalah :

  • Masa Pakai Baterai Leih Lama : Dengan teknologi ini, Oppo mampu mempertahankan kapasitas baterai hingga 80 persen dari kapasitas aslinya setelah 1.500 siklus pengisian daya.
  • Peningkatan Kecepatan Pengisian dalam Skenario Tertentu : Kecepatan pengisian dapat ditingkatkan sesuai dengan situasi tertentu. Dalam hal ini, SuperVOOC 65W mampu meningkatkan kecepatan sekitar 20 persen, memungkinkan baterai 4.500mAh terisi penuh dalam 30 menit.
  • Menyeimbangkan Kecepatan Pengisian dan Suhu Perangkat : Teknologi ini mampu secara cerdas menemukan keseimbangan terbaik antara arus pengisian dan kenaikan suhu. Hasilnya, pengguna dapat mengoperasikan perangkat saat melakukan pengisian daya cepat.
Scroll down untuk melanjutkan membaca

Pengisian Daya Ekstrem

OPPO Reno6
Perbesar
OPPO Reno6/Istimewa.

Selain membuat VOOC Flash Charge semakin aman dan cerdas, Oppo juga telah mencari cara mengoptimalkan teknologi pengisian cepat dalam situasi lebih ekstrem. Sebagai contoh, pengisian daya yang dilakukan pada lingkungan saat dingin.

Untuk itu, Oppo menghadirkan solusi pengisian suhu ultra-rendah yang menggunakan algoritma cerdas. Jadi, berbekal algoritma cerdas teknologi ini dapat menentukan suhu pengisian bateari yang optimal dan meningkatkan suhu pengisian sebelum pengisian dimulai.

(Dam/Ysl)

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya