Game Football Manager akan Hadirkan Sepak Bola Wanita

Oleh Giovani Dio Prasasti pada 26 Jul 2021, 07:30 WIB
Diperbarui 26 Jul 2021, 07:30 WIB
Timnas Wanita Inggris
Perbesar
Para pemain wanita Inggris saat mengikuti sesi latihan selama turnamen sepak bola UEFA Women's Euro 2017 di Utrecht, Belanda (18/7). Timnas Inggris berada di grup D bersama Skotlandia, Spanyol, Portugal. (AFP Photo/Daniel Mihailescu)

Liputan6.com, Jakarta - Game Football Manager (FM) berencana akan memasukkan sepak bola wanita di dalam versi yang akan datang. Hal ini juga telah dikonfirmasi oleh Sports Interactive dan juga Sega Europe.

Nantinya, sepak bola wanita tidak akan dijadikan dalam judul terpisah, tetapi sepenuhnya berada dalam judul Football Manager. Sehingga, pemain bisa mengendalikan baik klub pria dan wanita.

"Kami tidak tertarik membuat FM versi sepak bola wanita secara mandiri. Apa yang kami lakukan adalah menambahkan sepak bola wanita ke FM, satu olahraga, satu pertandingan," kata Miles Jacobson, Studio Director di Sports Interactive.

Namun, dilansir dari Mirror, Senin (26/7/2021), fitur ini mungkin tidak akan ada di Football Manager 2022 bahkan mungkin juga belum masuk di Football Manager 2023.

Sejauh ini, pengembang belum mengonfirmasi kapan tim sepak bola wanita akan mulai masuk ke gim. Namun, Sports Interactive ingin agar hal itu bisa sesegera mungkin masuk ke dalam permainan.

Sports Interactive juga telah menunjuk Tina Keech, seorang pelatih dan mantan kepala penelitian dan analisis di Smartodds, sebagai kepala penelitian untuk sepak bola wanita. Mereka juga telah memulai proses untuk membangun database sepak bola wanita. 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Proses Pengerjaan

Foto: Srikandi Hebat yang Bertanding dalam Sepak Bola Wanita Olimpiade Tokyo 2020
Perbesar
Sam Kerr merupakan pemain yang menawan dan pemain paling berbahaya yang saat ini dimiliki Australia dan juga Chelsea. Satu gol yang ia ciptakan ke gawang New Zealand pada babak penyisihan sepak bola wanita Grup G membuktikan kualitas dirinya di ajang Olimpiade 2020. (Foto: AP/Ricardo Mazalan)

Untuk animasi, studio tidak akan sekadar memasang kuncir ke model 3D pria, menggunakan kembali animasi pria, atau menggunakan atribut yang sama dengan pemain laki-laki.

Mereka mengatakan bahwa proyek ini dilakukan selama beberapa tahun, untuk memastikan pesepakbola wanita dalam gim akan tergambarkan seakurat mungkin.

Sports Interactive diketahui telah menyelesaikan proses motion capture dengan pesepakbola wanita kembar asal London aitu Rosie dan Mollie Kmita.

Mereka juga memiliki banyak pekerjaan di balik layar, terkait pembuatan model 3D wanita yang akurat, termasuk tipe tubuh yang berbeda, melihat dampak siklus menstruasi pada latihan dan cedera, kehamilan, hingga perubahan atribut pemain khusus pesepakbola wanita.

Sports Interactive juga mengatakan ada lebih dari 100 ribu teks yang harus ditulis ulang dan diterjemahkan ke dalam 19 bahasa, sehingga menghasilkan sekitar 3 juta kata, yang lebih sesuai dengan sepak bola wanita.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Sejajar dengan Sepak Bola Pria

Foto: Srikandi Hebat yang Bertanding dalam Sepak Bola Wanita Olimpiade Tokyo 2020
Perbesar
Vivianne Miedema merupakan kunci sukses Belanda saat membantai Zambia pada pertandingan babak penyisihan Grup F. Ia bahkan membawa timnya menjuarai Euro 2017. Saat ini, Miedema telah mencetak 77 gol termasuk 4 golnya ke gawang Zambia dari 96 penampilannya untuk Belanda. (Foto: AP/Andre Penner)

Jacobson pun mengakui bahwa penambahan fitur sepak bola wanita ke gimnya akan menelan biaya banyak dan pengembalian jangka pendek yang diberikannya akan minimal. Namun menurutnya, bukan itu yang jadi intinya.

"Tidak bisa disembunyikan saat ini ada langit-langit kaca untuk sepak bola wanita dan kami ingin melakukan apa yang kami bisa untuk membantu menghancurkannya. Kami percaya pada kesetaraan untuk semua dan kami ingin menjadi bagian dari solusi," kata Jacobson.

Menurutnya, mereka ingin menjadi bagian dalam proses yang menempatkan sepak bola wanita sejajar dengan sepak bola pria. Rencana ini pun juga disambut baik oleh beberapa tokoh, salah satunya manajer klub wanita Chelsea, Emma Hayes.

"Kami ingin generasi masa depan tumbuh di dunia di mana sepak bola tidak dibagi menjadi 'wanita' dan 'pria'... hanya sepak bola," katanya.

"Rencana ambisius yang dimiliki tim Sports Interactive untuk Football Manager akan memainkan peran besar dalam membawa kita ke sana."

(Dio/Isk)

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Infografis Olimpiade Tokyo 2020

Infografis Olimpiade Tokyo 2020
Perbesar
Infografis Olimpiade Tokyo 2020. (Liputan6.com/Abdillah)
Scroll down untuk melanjutkan membaca

Simak Juga Video Menarik Berikut Ini

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya