Tencent Pakai Verifikasi Wajah untuk Hindari Anak Bermain Game Larut Malam

Oleh Arief Rahman Hakim pada 08 Jul 2021, 18:00 WIB
Diperbarui 08 Jul 2021, 18:00 WIB
Tencent
Perbesar
Ilustrasi kantor Tencent. (Foto: Tech in Asia)

Liputan6.com, Jakarta Masalah anak-anak yang tak bisa lepas dari smartphone untuk bermain game tampaknya jadi isu di banyak tempat.

Guna mengantisipasi hal itu, Tencent menghadirkan fitur baru bagi sebagian besar game besutannya yang beroperasi di Tiongkok.

Perusahaan induk PUBG Mobile itu menambahkan fitur verifikasi wajah untuk mendeteksi anak-anak yang bermain game melebihi jam tidur mereka.

Diumumkan dalam siaran pers, Tencent mengatakan teknologi barunya mengharuskan pemain untuk mengkonfirmasi identitas mereka melalui algoritma pengenalan wajah agar tetap bermain game seluler melewati jam 10 malam.

Mengutip PC Gamer, Kamis (8/7/2021), itu hanya langkah terbaru yang diambil perusahaan untuk menyesuaikan peraturan pengetatan Tiongkok mengenai kapan dan bagaimana orang di bawah umur bermain game.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


60 Game Tencent

Hingga saat ini, fitur tersebut telah diaktifkan pada 60 game seluler besutan Tencent, termasuk Honor if Kings dan Game for Peace.

Perusahaan mengatakan akan mulai menggulirkan fitur ini ke lebih banyak game dalam waktu dekat seiring berjalannya waktu.

Laporan itu juga merinci tentang cara kerja fitur tersebut. Milsalnya, ketika anak-anak di bawah usia 18 tahun mencoba bermain game di antara rentang jam 10 malam hingga 8 pagi waktu setempat, mereka perlu melakukan verifikasi wajah untuk memverifikasi identitas mereka.

Tindakan ekstra ini dilakukan untuk menghentikan anak-anak yang dengan mudah menghindari metode pembatasan usia sebelumnya untuk menegakkan undang-undang ketat Tiongkok tentang aktivitas game.

Sekitar 2 tahun lalu, badan pemerintahan Tiongkok merilis serangkaian batasan yang memerintahkan perusahaan game Tiongkok untuk menerapkan sistem verifikasi dan batasan anak-anak dapat bermain game.

Namun, dengan sistem yang telah dirancang sebelumnya, banyak anak-anak yang berhasil untuk melewatinya. Itu sebabnya Tencent memberlakukan aturan lebih ketat dengan menghadirkan pengenalan wajah.


Tencent dan Perancang Fashion Julien Fournie Kolaborasi di PUBG Mobile

PUBG Mobile
Perbesar
PUBG Mobile bakal kehadiran zombie mode di update terbarunya, kapan? (Liputan6.com/ Yuslianson)

Tencent dan perancang fashion, Julien Fournie, baru saja mengumumkan kemitraan mereka di dalam gim PUBG Mobile.

Kemitraan ini akan menggabungkan dua pemimpin industri, fashion dan game, dalam sebuah crossover menarik di gim PUBG Mobile.

Adapun kemitraan Tencent dan rumah fashion Julien Fournie ini diumumkan pada ajang Paris Fashion Week Haute Couture, dimana detail kolaborasi ini akan diungkap dalam beberapa bulan mendatang.

Saat Paris Fashion Week 6 Juli 2021, Julien Fournie mengungkapkan koleksi Musim Gugur/Musim Dingin 2021/2022 melalui film online berjudul “First Squad” yang sebagian besar koleksinya terinspirasi dari estetika gim.

Di akhir “First Squad”, Julien Fournié mengumumkan kolaborasinya dengan PUBG MOBILE dengan memperlihatkan kedua merek ikonik masing-masing secara berdampingan.

“Berkolaborasi di PUBG Mobile adalah mimpi yang menjadi kenyataan bagi saya,” ungkap Julien Fournié dalam keterangan, Kamis (8/7/2021).

“Saya tidak sabar melihat reaksi para gamer menemukan apa yang ada dalam pikiran kami untuk player PUBG Mobile.”

Informasi, Julien Fournié adalah perancang fashion asal Perancis yang dikenal karena karyanya di Haute Couture.

Haute Couture sendiri adalah sebuah disiplin fashion yang berfokus pada eksklusivitas, orisinalitas, kreativitas, inovasi, dan proses pembuatan tradisional.

Salah satu ciri khas desain Julien Fournié dan Haute Couture-nya adalah konsumen harus memesan lebih dahulu karya busananya, sehingga produknya bisa dibuat secara khusus dan dapat memancarkan keindahan fashion Prancis.

(Rif/Isk)

Lanjutkan Membaca ↓

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya