Apple Ingin Bikin iPhone dari Bahan Daur Ulang

Oleh Yuslianson pada 23 Jun 2021, 06:30 WIB
Diperbarui 23 Jun 2021, 06:30 WIB
FOTO: Apple Luncurkan iPhone 12 Berteknologi 5G
Perbesar
iPhone 12 Pro dan iPhone 12 Pro Max menampilkan desain baja tahan karat tepi datar baru yang ditinggikan dan penutup depan Perisai Keramik untuk meningkatkan daya tahan. Apple meluncurkan seri iPhone 12 yang mendukung teknologi seluler 5G. (Photo: Business Wire)

Liputan6.com, Jakarta - Apple adalah salah satu perusahaan raksasa teknologi yang konsisten sangat peduli dengan lingkungan.

Beberapa tahun belakangan ini, perusahaan gencar mengambil tindakan mengurangi emisi udara, aktif menggunakan sumber energi terbarukan, hingga menggunakan bahan daur ulang.

Dengan beragam produk yang diperkenalkan, Apple pun mulai beralih dan berencana menggunakan bahan daur ulang untuk perangkat buatannya.

Salah satu perangkat yang menjadi perhatian adalah iPhone. Mengutip Gizchina, Rabu (23/6/2021), Tim Cook, CEO Apple berencana untuk menggunakan bahan daur ulang untuk produksi iPhone.

Hal ini diungkap oleh bos Apple saat mengisi sesi keynote di pertemuan VivaTech 2021.

Dia mengatakan, di masa mendatang Appleakan menghentikan penggunaan sumber daya alam dan akan bergantung pada “sumber daya terbarukan”.

 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Apple Semakin Ramah Lingkungan

Harga iPhone 12 dan iPhone 12 mini. (Doc: Apple)

Cook juga secara khusus menyebutkan, Apple sudah menjadi salah satu perusahaan dengan zero carbon emission.

Tantangannya sekarang adalah bagaimana meningkatkan kesadaran masyarakat tentang netralitas karbon, dan berharap untuk mencapai hal tersebut di seluruh rantai produksi hingga ke konsumen.

Apple berencana untuk mencapai tujuan tersebut pada tahun 2030.

 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Boks Penjualan Makin Kecil

Para pembeli pertama iPhone 12 memamerkan perangkat yang baru dibelinya di Apple Store Orchard Road Singapura (Foto: Apple Newsroom)

Lebih lanjut, Apple sendiri sudah meminimalisir kerusakan lingkungan dengan produk-produk barunya.

Contoh, 40 persen aluminium yang dugunakan untuk membuat Mac dapat didaur ulang.

Sebagai bagian dari kepeduliannya terhadap lingkungan dan demi mengurangi jejak karbon, Apple tidak menyertakan pengisi daya (charger) di setiap kotak penjualan iPhone barunya.

(Ysl/Isk)

Lanjutkan Membaca ↓